TribunJateng/

Liga 2 Indonesia

Jelang PSIS Semarang Vs Persebaya, Subangkit Minta PT LIB Tak Ubah Jadwal Lagi

Kompetisi kasta kedua akan dilangsungkan pada 15 November di Bandung, setelah gagal dihelat di Stadion Wibawa Mukti

Jelang PSIS Semarang Vs Persebaya, Subangkit Minta PT LIB Tak Ubah Jadwal Lagi
Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto
Pelatih PSIS Semarang, Subangkit saat di tempat fitnes, Rabu (21/06/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, CIKARANG - PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pelaksana kompetisi Liga 2 telah merilis jadwal terbaru babak delapan besar Grup Y Liga 2 sejak (10/11/2017).

Kompetisi kasta kedua sepakbola nasional tersebut akan dilangsungkan pada 15 November mendatang di Bandung, setelah gagal dihelat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, di Grup X yang dihuni Persis Solo, PSMS Medan, Kalteng Putra, dan Martapura FC sudah memulai perjuangan di babak delapan besar. Bahkan pada Senin (13/11/2017), Grup X sudah memasuki pertandingan kedua.

Menyoal pemunduran jadwal tersebut mendapat komentar dari peserta Grup Y, sekaligus wakil asal Jawa Tengah, PSIS Semarang.

"Babak delapan besar, saya harapkan operator liga bisa tegas. Kalau tanggal 15 ya tanggal 15. Jadi jangan sampai terulang lagi kejadian pemunduran jadwal secara mendadak," tegas Subangkit, selaku pelatih PSIS saat ditemui. Minggu (12/11/2017).

"Apapun kondisinya, kalau diundur terus ya kapan bisa main. Dan pengaruh juga bagi tim peserta," terang Subangkit.

Menurut Subangkit, pengunduran jadwal yang mendadak itu bisa mempengaruhi kondisi pemain.

Dia mengatakan pengunduran jadwal tersebut juga membuatnya harus mengatur kembali format latihan agar mental dan konsentrasi pemain bisa tetap terjaga.

"Beruntung anak-anak bisa memahami pengunduran jadwal. Tapi yang penting adalah menjaga mental anak-anak agar siap bertanding," katanya.

Adapun untuk kondisi pemain saat ini, dikatakan Subangkit skuat Mahesa Jenar, julukan PSIS tak mengalami kendala apapun.

Hanya Tegar Infantri yang mengalami gangguan fisik saat berlatih futsal pada Sabtu (11/11/2017) lalu dan striker Hari Nur Yulianto, yang masih mengalami cedera otot paha.

Hari Nur mengalami cedera dalam laga uji coba terakhir PSIS, melawan PS USM beberapa waktu lalu, di Lapangan Terang Bangsa, Semarang.

"Kami tetap maintenance, karena saya lihat anak-anak kondisinya baik. Tinggal Hari Nur saja yang masih didampingi pelatih fisik. Mudah-mudahan saja semua pemain bisa siap saat babak delapan besar," harap pelatih asal Pasuruan tersebut.

Sementara itu, PSIS berencana akan pindah tempat penginapan di Kota Bandung pada Senin (11/11/2017) pagi. Rencananya Mahesa Jenar akan meninggalkan tempat penginapan di Cikarang pada pukul 09.00 WIB.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help