TribunJateng/

Disdukcapil Salatiga Minta Warga Segera Rekam Data e-KTP

"Blangko yang tersedia saat ini memang masih kurang. Data kami per pekan ini baru ada sekitar 7.942 keping,"

Disdukcapil Salatiga Minta Warga Segera Rekam Data e-KTP
tribunjateng/dok
Ilustrasi. foto - Layanan Pembuatan e-KTP rekam data di arena Car Free Day. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Salatiga berharap dan meminta kepada seluruh warga yang belum memiliki kartu tanda penduduk secara elektronik (KTP-El), untuk dapat secepatnya mengurus.

Terlebih, bagi mereka yang hingga kini belum melakukan perekaman data baik di kantor kecamatan masing-masing wilayah tempat tinggalnya maupun di Kantor Disdukcapil Jalan Pemuda Nomor 2 Kota Salatiga.

"Masih cukup banyak warga yang belum merekam data. Termasuk dalam hal ini kami sampaikan kepada warga yang baru memasuki usia wajib ber KTP-El atau di usia 17 tahun," kata Sekretaris Disdukcapil Kota Salatiga Warni.

Kepada Tribunjateng.com, Senin (13/11/2017), dia mengutarakan, ada satu kepentingan lain dari harapan itu yang menjadi bagian tugas pelayanan terhadap masyarakat. Yakni mereka khususnya para pemilih pemula untuk dapat segera merekam data.

"Ini kan sudah memasuki tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018. Harapannya jangan sampai mendadak. Bisa segera diurus sekarang. Toh, tidak hanya berlaku untuk syarat administrasi dalam pemilihan umum (pemilu)," paparnya.

Melainkan pula, lanjutnya, ada banyak kegunaan yang terkait administrasi kependudukan lainnya yang bisa dipergunakan, yang hampir di seluruhnya sudah mewajibkan persyaratan penggunaan KTP-El tersebut. Di antara terkait perbankan, asuransi, kesehatan. Termasuk kini ada kewajiban registrasi ulang terhadap kartu prabayar ponsel mereka dari Pemerintah Pusat.

"Kami terus akan sosialisasikan, termasuk di berbagai kesempatan pertemuan formal maupun nonformal lainnya. Ketika dapat segera mengurus perekaman data dan pencetakan KTP-El, dapat segera pula masuk ke database di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI," jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kota Salatiga Adhi Isnanto menjabarkan, berdasarkan data terakhir per 6 November 2017, total ada sekitar 8.501 penduduk warga wajib KTP-El yang belum melakukan perekaman data. Sementara ada sekitar 10.202 jiwa yang masih memegang Surat Keterangan (Suket) pengganti sementara KTP-El.

"Blangko yang tersedia saat ini memang masih kurang. Data kami per pekan ini baru ada sekitar 7.942 keping. Itu sudah ditambah dari hasil droping terbaru sebanyak 4.000 keping pada pekan lalu. Tetapi kami yakini, pemegang suket tidak akan sampai berbulan-bulan hingga tercetak," ungkapnya.

Hal itu karena, tambahnya, sejauh ini dalam pendistribusian blangko atau material KTP-El dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah cepat. Ketika ketersediaan di daerah sudah hampir habis, material sudah bisa dikirim lagi. Sehingga tak butuh waktu lama untuk menunggu.

"Setidaknya mereka pemegang Suket paling lama hanya sekitar sebulan. Dan kami pun masih menerapkan sistem urut sesuai daftar tunggu cetak. Sesuai tanggal penerbitan Suket. Yang terlama dahulu kami cetak blangkonya dan dapat segera ditukar di kantor kami, di Disdukcapil Kota Salatiga," jelas Adhi. 

(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help