TribunJateng/

Dishub Kota Semarang Juga Belum Keluarkan Andalalin Transmart Semarang

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang memastikan belum pernah mengeluarkan persetujuan Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin) Transmart Banyumanik

Dishub Kota Semarang Juga Belum Keluarkan Andalalin Transmart Semarang
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Antrian panjang kendaraan mengular di Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Transmart menyebabkan lalulintas tersendat, Minggu (12/11/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Muhammad Khadik memastikan pihaknya juga belum pernah mengeluarkan persetujuan Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin) Transmart Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hal itu ia paparkan saat dihubungi Tribun Jateng, Senin (13/11/2017). "Saya juga belum pernah mengeluarkan ijinnya, karena memang bukan kewenangan kami," jelas Khadik.

Pria yang hari itu sedang menjalani rapat koordinaai di Jakarta itu memaparkan, Transmart itu berada di jalan nasional yang merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ternyata juga belum memberikan persetujuan dokumen andalalin untuk pusat keramaian tersebut.

Hal itu dipaparkan Dirjen Perhubungan Darat Pandu Yunianto ketika dihubungi Tribun Jateng, Senin (13/11/2017). "Setelah kami cek, sampai saat ini kami belum memberikan persetujuan dokumen andalalin untuk Transmart Banyumanik Semarang," jelas Pandu.

Seperti diberitakan sebelumnya saat akhir pekan, lalulintas di Jalan Perintis Kemerdekaan sering kali tersendat. Kepadatan kendaraan kadang sudah terjadi mulai depan Kodam dan berpangkal di depan Transmart.

Pengamat Transportasi Unika, Djoko Setijowarno menjelaskan kemacetan seharusnya tidak terjadi karena penanganannya tertulis dalam analisis dampak lalulintas (Andalalin). Ia menjelaskan sebuah pusat perbelanjaan seperti Transmart tentunya tidak bisa berdiri jika tidak memiliki andalalin.

Djoko menekankan, andalalin penting karena di dalamya berisi usulan penanganan lalulintas selama pekerjaan berlangsung dan saat bangunan beroperasi.

"Andai belum ada andalalin, sebuah bangunan bisa ditutup sementara waktu jika keberadaannya mengganggu lalu lintas umum," tambahnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help