TribunJateng/

Paguyuban Nelayan Kota Tegal Ingin Tetap Pakai Cantrang, Meski Menteri Susi Pudjiastuti Melarang

Saya ingin tetap cantrang. Ikannya banyak, biar saya tetap bisa memenuhi kebutuhan. Mereka menunggu waktu berdialog dengan Menteri Susi Pudjiastuti.

Paguyuban Nelayan Kota Tegal Ingin Tetap Pakai Cantrang, Meski Menteri Susi Pudjiastuti Melarang
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Pengguna jalan melintas di depan spanduk berisi penolakan larangan cantrang di Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin (13/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Tampak beberapa spanduk berhashtag #Savecantrang #Savenelayantegal di sepanjang Jalan Jongor, Senin (13/11/2017).

Beberapa nelayan tidak ikut bersih lingkungan. Mereka duduk di depan Paguyuban Nelayan Kota Tegal.

Mereka menunggu waktu berdialog dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

"Saya ingin tetap cantrang. Ikannya banyak, biar saya tetap bisa memenuhi kebutuhan, " terang Harjo (45) kepada Tribunjateng.com.

"Sudah 35 tahun saya melaut dari dulu juga pakai Cantrang, modal baru dong kalau menggunakan alat tangkap," imbuhnya.

Beberapa nelayan dan pemilik kapal yang ada di sekitar sana juga merasa enggan ada ganti tangkap alat ikan.

"Ketua paguyuban kami nanti juga ikut hadir berdialog, " keterangan Sus (36).

Ketua Paguyuban Nelayan Kota Tegal ini adalah salah satu anggota DPRD kota Tegal, Susanto.
Ia dari fraksi PDIP. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help