TribunJateng/

Pasangan Selingkuh Gancet Banyak yang Meninggal, Kata Dokter Seksologi Ini Penyebabnya

Dokter Andi menambahkan, perempuan yang mengalami vaginismus, penyebabnya adalah faktor psikis seperti ketakutan dan kecemasan.

Pasangan Selingkuh Gancet Banyak yang Meninggal, Kata Dokter Seksologi Ini Penyebabnya
Net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita D

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada akhir tahun 2012 silam, warga Klaten sempat dihebohkan dengan kasus gancet yang terjadi di daerah Klaten.

Pasalnya, ditemukan sepasang mayat dalam keadaan telanjang dengan penis masih terjepit di vagina.

Diduga, keduanya tidak bisa melepaskan tubuh setelah bercinta.

Dokter seksologi Rumah Sakit Telogorejo dr Andi Sugiarto, SpRM, FIAS, menuturkan, kondisi dimana vagina mengalami keram sehingga penis tidak bisa dicabut atau terjepit dalam vagina disebut vaginismus.

Dalam keadaan tersebut , ada hambatan untuk dilakukannya penetrasi pada vagina.

"Kontraksi dasar panggul menyebabkan vagina keram dan mencengkeram penis, tanpa bisa direlakskan, " tutur dokter Andi saat ditemui Tribunjateng.com, di , Senin (13/11/2017).

dr Andi Sugiarto, SpRM, FIAS,  Dokter seksologi
dr Andi Sugiarto, SpRM, FIAS, Dokter seksologi (TRIBUN JATENG/WILUJENG PUSPITA)

Dokter Andi menambahkan, perempuan yang mengalami vaginismus, penyebabnya adalah faktor psikis seperti ketakutan dan kecemasan.

Saat kecemasan itu berhasil dihilangkan namun vagina masih mencengkram kuat penis, berarti ada neurotransmiter (semacam zat kimia dalam syaraf) yang bekerja berkepanjangan sehingga menyebabkan keram.

Saat ditanya benarkah vaginismus menyebabkan kematian, Dokter Andi menjawab tidak.

Halaman
12
Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help