TribunJateng/

Bikin Ngakak, Inilah Tingkah Polah Pengendara Saat Tepergok Ada Razia Polisi

Berbagai alasan pengendara sepeda motor saat puncak operasi candi 2017 yang dilaksanakan di Jalan Pandanaran, Selasa (14/11/2017).

Bikin Ngakak, Inilah Tingkah Polah Pengendara Saat Tepergok Ada Razia Polisi
Tribun Jateng/Adi Prianggoro
Ilustrasi Razia Polisi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Berbagai alasan pengendara sepeda motor saat puncak operasi candi 2017 yang dilaksanakan di Jalan Pandanaran, Selasa (14/11/2017).

Pantauan Tribun Jateng, beberapa pengendara roda dua menghindar dari hadangan petugas saat dilaksanakan razia.

Pengendara motor, Mitha (18) menghindar saat akan diberhentikan polisi. Dia terlihat menyelip di antara mobil yang melintas di jalan tersebut.

Aksinya tersebut dapat segera dicegah dan dipinggirkan oleh aparat yang sedang bertugas.

Tampak kendaraan yang dikenakannya tidak sesuai dengan spek aturan yang berlaku yakni lampu sein berwarna hijau.

"Saya mau cari bengkel pak ganti lampu seinnya. Namun saya tidak tahu dimana bengkelnya," ujarnya kepada petugas.

Wanita asal Pati ini tidak dapat menunjukkan STNK saat ditanya petugas. Dia a mengaku hanya membawa surat tilang yang diberikan saat razia sebelumnya.

"Saya kemarin sudah ditilang. Saya hanya bawa surat tilang,"tuturnya.

Hal senada juga dialami oleh pelanggar lalu lintas Hanggara Satriatama. Dirinya ditangkap karena plat nomor kendaraannya tidak sesuai ketentuan.

"Saya tadi ketangkap karena plat nomor yang divariasi," tutur pengendara ojek online.

Dia mengelak bahwa variasi lampu yang terpasang di motornya bukanlah lampu rotator.

Dirinya memahami bahwa pemasangan lampu rotator melanggar Undang-undang Lalu Lintas.

"Tadi dicek sama polisi bukan lampu rotator. Ini hanya lampu kabut," ucapnya.

Ia menuturkan kejadian motornya disita kepolisian dengan alasan plat nomor tidak sesuai dengan standar yang diberlakukan. Kepolisian meminta agar nomor polisi yang dikenakannya tersebut dikembalikan sesuai aslinya.

"Ini motornya disita dulu. Polisi minta plat nomor dikembalikan semula. Kalau sudah nanti jaminan motornya tersebut ditukar dengan STNK maupun SIM," tandasnya.(*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help