TribunJateng/

Kecelakaan di Laut

Kapal Nelayan Asal Juwana Terbalik di Perairan Masalima, Satu Tewas Enam Hilang

KM Makmur Rejeki asal Juwana Kabupaten Pati karam di perairan Masalima, perbatasan Sulbar-Kotabaru Kalsel, Senin (13/11/2017) siang Wita.

Kapal Nelayan Asal Juwana Terbalik di Perairan Masalima, Satu Tewas Enam Hilang
banjarmasin.tribunnews.com
Korban kapal terbalik dievakuasi ke kapal angkatan laut (KAL) Kelambau Lanal Kotabaru dibawa ke dermaga PPI Kotabaru untuk pendataan dan medical check up. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARMASIN - KM Makmur Rejeki asal Juwana Kabupaten Pati karam di perairan Masalima, perbatasan Sulbar-Kotabaru Kalsel, Senin (13/11/2017) sekitar pukul 11.00 Wita.

Karamnya kapal itu terjadi di titik koordinat 05*01 LS - 116*41' BT. Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan laut itu, yaitu awak kapal bernama Suarni berasal dari Trateban, Pekalongan Jawa Tengah.

Diperoleh informasi, sekitar pukul 09.00 Wita, kapal dengan jumlah 25 orang ABK berangkat dari Juana.

Kapal mengalami karam ketika memasuki perairan Masalima.

Sementara belum diketahui penyebab karamnya kapal nelayan Pantura tersebut.

Namun keterangan awal didapat kapal karam karena dihantam gelombang. Diduga kapal dihantam gelombang di sisi kiri kapal saat kapal menarik jaring. Kemudian kapal terbalik.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kotabaru Letkol Laut (E) Joko Andriyanto melalui Pasintel Kapten Memor Dimas W mengatakan, saat kejadian 18 orang ABK berhasil dievakuasi ke kapal KM Rusdiputra 02 dalam keadaan selamat.

Berselang sekitar satu jam kemudian kembali ditemukan satu korban, Suarni namun sudah dalam keadaan meninggal.

"Korban kemudian dievakuasi ke KM Rusdiputra 02. Seluruh korban yang ditemukan dievakuasi ke kapal angkatan laut (KAL) Kelambau Lanal Kotabaru, dibawa menuju dermaga PPI Kotabaru, untuk pendataan dan medical check up," tandasnya.

Kecelakaan sebuah kapal purseine KM Makmur Rejeki yang karam di --menewaskan seorang ABK terjadi, Senin (13/11/2017).

Pasintel Lanal Kotabaru Kapten Memor Dimas W membenarkan bahwa masih ada 6 orang belum ditemukan.

Berikut nama-mana korban yang hilang:
1) Heryanto/L/40 thn/Pekalongan/Abk
2) Wasiblan/L/65 thn/Pekalongan/Abk
3) Sakirin/L/24 thn/Pekalongan/Abk
4) Solihin/L/43 thn/Talun/Abk
5) Suntung/L/64 thn/Talun/Abk
6) Karno/L/53 thn/Pemalang/Abk (*)

Editor: iswidodo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help