TribunJateng/

Kelurahan Tambakaji Semarang Mudahkan Layanan Warga Melalui Aplikasi Pak Ardi

Menurut Hartini, wilayah Kelurahan Tambakaji yang luas terdiri dari 16 rukun warga (RW) dengan penduduk 23.400 jiwa

Kelurahan Tambakaji Semarang Mudahkan Layanan Warga Melalui Aplikasi Pak Ardi
M Zainal Arifin
Sekretaris Lurah Kelurahan Tambakaji, Sri Hartini, menunjukan tampilan aplikasi Par Ardi, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Keluraham Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, membuat terobosan aplikasi digital yang dinamakan pemanfaatan aplikasi arsip digital atau Pak Ardi. Melalui aplikasi ini, layanan kepada masyarakat lebih cepat dan mudah.

Berawal dari keprihatinan keberadaan berkas arsip yang berserakan tidak tertata, Sekretaris Lurah Kelurahan Tambakaji, Sri Hartini terpikir untuk menata secara digital. Kondisi itu disebabkan proses pembangunan balai kelurahan dan beberapa bagian lainnya tidak kunjung selesai sejak 2016 lalu.

"Saya masuk ke Kelurahan Tambakaji sebagai Sekretaris Lurah pada Januari 2017. Saat itu sudah ada pembangunan sehingga berkas harus dipindah ke sana kemari," katanya, Selasa (14/11/2017).

Hingga akhirnya pada Agustus 2017, Hartini mengikuti diklat PIM IV dan mendapatkan tugas penyusunan proyek perubahan. Hartini pun kemudian menjadikan kondisi Kelurahan Tambakaji sebagai objek tugasnya itu.

Hartini ingin mendigitalisasi semua arsip di Kelurahan agar lebih tertata dan terjamin keamanannya. Selain itu, ia berpikir bagaimana proses digitalisasi tersebut juga berlaku dalam pelayanan masyarakat.

"Kemudian setelah selesai Diklat PIM, kami menggunakan jasa programmer untuk mendesain aplikasi yang bisa dipakai menyimpan arsip dan menpermudah pelayanan. Akhirnya terbentuklah aplikasi Pak Ardi ini," jelasnya.

Menurut Hartini, wilayah Kelurahan Tambakaji yang luas terdiri dari 16 rukun warga (RW) dengan penduduk 23.400 jiwa tidak memungkinkan untuk dilakukan layanan secara konvensional lagi. Digitalisasi menjadi satu pilihan untuk memudahkan itu semua.

Disebutkan, dalam aplikasi tersebut terdapat berbagai data Kelurahan. Meliputi kewilayahan, profil wilayah, masyarakat, potensi, sejarah, persil (masalah tanah) hingga berbagai program bantuan dari pemerintah.

Kemudian wilayah administrasi, pendidikan warga, pekerjaan, agama, penerima raskin, penerima jamkeamas, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help