TribunJateng/

Pendirian Pabrik di Jagapura Kersana Brebes Diduga Salahi Aturan

Pendirian sejumlah pabrik di Desa Jagapura, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes diduga menyalahi aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)

Pendirian Pabrik di Jagapura Kersana Brebes Diduga Salahi Aturan
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES -- Pendirian sejumlah pabrik di Desa Jagapura, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes diduga menyalahi aturan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pemkab Brebes.

Selain itu, pabrik juga diduga berdiri di atas lahan milik negara.

Seorang petani penggarap lahan di lokasi rencana pendirian pabrik mengungkapkan ia sudah menerima ganti rugi dari pihak pabrik sebesar Rp 200 juta dari lahan seluas 1.600 meter persegi yang digarapnya.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes, Agus Asari, menuturkan akan melihat rencana operasional pabrik tersebut.

Lantaran, pabrik yang diperbolehkan berdiri di Desa Jagapura itu dengan skala kecil.

Perda Kabupaten Brebes nomor 2 Tahun 2011 tentang RTRW, lokasi pendirian pabrik itu masuk dalam kawasan atau zona kuning, yang diperuntukan bagi pemukiman dan industri.

"Kami akan melihat skala atau besaran investasi pabrik tersebut. Karena hingga saat ini, belum ada izin baru ke kami terkait pabrik di Desa Jagapura," kata Agus, Selasa (14/11/2017).

Menurutnya, sesuai Peraturan Menteri Perindustrian, berdasarkan nilai investasi, kategori industri kecil bernilai Rp 1 miliar ke bawah.

Kemudian, industri sedang Rp 1- 15 miliar dan industri besar Rp 15 miliar ke atas.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help