TribunJateng/

Operasi Zebra Candi

Satlantas Polrestabes Semarang Menilang 8.351 Pengendara, Silakan Bayar Denda di . . .

Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta mengatakan pelaksanaan operasi zebra candi 2017 selama 13 hari telah menilang 8.351 pengendara.

Satlantas Polrestabes Semarang Menilang 8.351 Pengendara, Silakan Bayar Denda di . . .
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Ribuan pengendara terjaring Operasi Zebra Candi 2017 yang dilaksanakan di Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan pengendara terjaring Operasi Zebra Candi 2017 yang dilaksanakan di Semarang.

Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta mengatakan pelaksanaan operasi zebra candi 2017 selama 13 hari telah menilang 8.351 pengendara.

Target yang dikenakan Satlantas Polrestabes Semarang sejumlah 7.856 tilang.

"Hal ini telah melebihi target sejumah 1.755 tilang. Kami lakukan penindakan secara habis-habisan terhadap strobo, plat nomor, dan pelanggaran yang berpotensi kecelakaan lalu lintas. Harapannya saat melaksanakan operasi lilin candi 2017 masyarakat sadar hukum sehingga menekan angka kecelakaan lalu lintas," terangnya kepada tribunjateng.com, Selasa (14/11/2017).

Dikatakannya jumlah petugas yang ditempatkan pada puncak operasi zebra candi 2017 yaitu 49 personel, 15 anggota Dishub Kota Semarang,dan dua personel Polisi Militer.

Selanjutnya pelanggaran yang mendominasi saat operasi zebra candi 2017 yaitu surat-surat kendaraan bermotor, melawan arah, melanggar lampu lalu lintas, strobo, dan stiker.

"Tadi kami melakukan pencopotan stiker, plat nomor yang tidak sesuai spek baik jarak yang digeser ataupun penebalan maupun ditutup stiker," ujarnya.

Disisi lain, pelanggaran didominasi pada pelanggaran usia produktif antara 17 hingga 30 tahun. Hal tersebut merupakan hasil evaluasi tujuh hari pertama dilaksanakan Operasi Zebra Candi 2017.

Ia menuturkan proses hukum lanjutan setelah dilakukan penilangan yaitu dengan memproses melalui program E tilang.

Hal ini bertujuan masyarakat yang terkena tilang akan langsung mendapat nomor Briva yang dikirim dari Korlantas Polri.

"Sedangkan yang tidak melakukan pembayaran melalui bank BRI dapat melakukan pembayaran pada hari Jumat sesuai dengan tanggal yang tertera di Pengadilan Negeri Semarang," tandasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help