TribunJateng/

Air Salamun. Diambil dari Sumur di Tengah Masjid, Warga Kudus Rela Antre untuk Mendapatkannya

Menurut penuturan Aziz, air ini berasal dari sumur peninggalan Sunan Kudus dan telah dibacakan Alquran hingga khatam

Air Salamun. Diambil dari Sumur di Tengah Masjid, Warga Kudus Rela Antre untuk Mendapatkannya
Tribun Jateng/Dwi Lailatur Rosyidah
Sumur di tengah masjid 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pengambilan air Salamun di masjid wali Al Makmur Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kudus Jawa tengah menyebabkan antrean cukup panjang, Selasa (14/11/2017).

Sebagian masyarakat percaya bahwa air salamun bisa menjadi perantara untuk terkabulnya hajat mereka.

Fatkhur Rohman Aziz (25), juru pelihara dan marbot masjid wali, menuturkan bahwa air salamun merupakan air yang telah didoakan dalam rebo wekasan serta telah mendapat campuran rajah.

Spesialnya air salamun yang dimiliki masjid wali adalah tempat pengambilannya.

Menurut penuturan Aziz, air ini berasal dari sumur peninggalan Sunan Kudus dan telah dibacakan Alquran hingga khatam bin nadlor dan bil ghoib.

Dahulunya sumur ini berada di lokasi tempat wudu wanita.

Saat itu masjid wali hanya memiliki luas sekitar 100 meter persegi.

Namun karena jamaah yang semakin banyak dan kebutuhan tempat juga semakin meningkat,  maka pengurus masjid bersama masyarakat melakukan renovasi atas bangunan ini.

Masjid wali diperluas hingga lima kali lipat dari ukuran semula, sehingga sumur peninggalan Sunan Kudus saat ini berada di lokasi tempat salat wanita.

Halaman
12
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help