TribunJateng/

Berlangsung di Tengah Guyuran Hujan, Kirab Budaya Air Salamun Tetap Meriah

Berbagai produk dari kerajinan bambu dibawa oleh masyarakat, baik berupa hiasan kepala, alat-alat dapur tradisional, caping dan masih banyak lainnya

Berlangsung di Tengah Guyuran Hujan, Kirab Budaya Air Salamun Tetap Meriah
Tribun Jateng/Dwi Lailatur Rosyidah

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Hujan yang mengguyur kala Kirab Budaya ritual air salamun Rebo Wekasan Desa Jepang Mejobo Kudus Jawa Selasa (13/11/2017), tak menyurutkan peserta kirab yang terdiri dari 77 kelompok.

Aroma kuat dari menyan yang menjadi pelengkap Sanggar Kumbang Wudoyo dalam menampilkan barongan di kirab ini tidak lagi tercium.

Kepulan asapnya juga tak lagi nampak karena tetesan air yang terus turun dari langit.

Bahkan warga dari RT 3 RW 8 yang menghibur masyarakat dengan mewarnai putih tubuh dan wajah mereka mulai kelihatan warna coklat asli badannya lantaran pewarna putih itu telah luntur.

Dalam acara yang mengusung tema 'Menguri-uri Budaya Jawa' ini, kirab berjalan normal dari depan Kecamatan Mejobo.

Dari kejauhan, aroma menyan yang semerbak menjadi penanda barongan akan segera tiba.

Beberapa lagu dangdut terdengar dari sound system dan menjadi musik pengiring bagi beberapa pria yang badannya diberi warna putih untuk kompak berjoget.

Produk usaha yang dimiliki masyarakat Desa Jepang juga turut serta memeriahkan, seperti tempat sampah yang berupa anyaman, kerajinan bambu bahkan barang bekas yang ditata dalam mobil bak terbuka.

Berbagai produk dari kerajinan bambu dibawa oleh masyarakat, baik berupa hiasan kepala, alat-alat dapur tradisional, caping dan masih banyak lainnya.

Komunitas dan pegiat seni di desa ini juga memeriahkan, seperti Sanggar seni Djadul, komunitas, Sepeda onthel dan masih banyak lainnya.

Lembaga masyarakat juga mempersembahkan penampilan seperti komunitas senam, PKK dan forum kesehatan desa.

Tak ketinggalan, instansi pendidikan baik formal maupun non formal juga mengambil bagian.

Lihat videonya:

(*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help