TribunJateng/

Penjualan Ritel Terus Merosot, Aprindo Tuding Toko Online Jadi Penyebabnya

Belakangan, industri ritel tengah mengalami persoalan serius. Beberapa perusahaan telah menutup gerainya.

Penjualan Ritel Terus Merosot, Aprindo Tuding Toko Online Jadi Penyebabnya
net
Ilustrasi belanja online 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Belakangan, industri ritel tengah mengalami persoalan serius. Beberapa perusahaan telah menutup gerainya. Sebut saja 7-Eleven, PT Matahari Department Store, dan Lotus Departement. Pada akhir tahun, seluruh toko ritel Debenhams juga bakal menyusul ditutup.

Fenomena itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Namun peristiwa sama juga terjadi di Malaysia, bahkan di Amerika Serikat. Menjamurnya toko online dituding sebagai satu di antara pemicu merosotnya bisnis ritel.

Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jateng, Budi Soeseno, turunnya bisnis ritel lantaran terus tergerus digitalisasi. Banyaknya toko online bikin pengusaha ritel resah namun tidak mampu berbuat banyak.

"Banyaknya toko online bikin kami tertekan," katanya, Selasa (14/11).

Diungkapkan Budi, hingga Oktober lalu, penjulan menurun hingga 40 persen. "Tahun sebelumnya turun namun tidak banyak seperti tahun ini," sambung dia.

Selain terdesak toko online, menurutnya pajak tinggi yang dibebankan pada pengusaha ritel juga dirasa memberatkan. Khusus soal pajak, ia berharap, pemerintah tidak membedakan antara bisnis ritel dan online.

"Pemerintah harus tegas untuk menyelamatkan pengusaha retail di Jateng, karena jika keadaan ini dibiarkan terus menerus bukan tidak mungkin gerai ritel yang tutup makin banyak," jelas Budi.

Namun lain dengan Robinson Departement Store. Manager Store dari Robinson Departement Store, Antonius Indra Wijaya mengatakan, keberadaan toko online tidak berdampak besar pada bisnis Robinson.

Buktinya, ucap Antonius, dibandingkan sebelumnya, pada 2017 ini tidak terjadi penurunan penjualan. "Menurut kami belum berdampak signifikan," ucapnya.

Naik Drastis

Halaman
12
Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help