musim penghujan

Hingga Siang Ini Dua Desa di Kendal masih Terendam Banjir

Luapan banjir Sungai Kendal juga merendam puluhan rumah di dua kelurahan, di Kendal, Kamis (23/11).

Hingga Siang Ini Dua Desa di Kendal masih Terendam Banjir
tribunjateng/dhian adi putranto
Luapan banjir Sungai Kendal juga merendam puluhan rumah di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kauman dan Petukangan, Kamis (23/11). 

Laporan wartawan Tribun Jateng Dhian Adi Putranto

TRIBUNAJATENG.COM, KENDAL - Luapan banjir Sungai Kendal juga merendam puluhan rumah di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Kauman dan Petukangan, Kamis (23/11).

Sejumlah warga anggap luapan banjir itu sudah biasa dan sering terjadi di musim hujan.

Karena memang jika terjadi hujan lebat di wilayah selatan Kendal maka Sungai Kendal akan meluap dan melimpas ke permukiman warga.

Seorang warga Gang Tengiri, Patukangan, Kabupaten Kendal, Junaeri menjelaskan rumahnya terendam air akibat luapan sungai Kendal.

Ia menceritakan luapan air sungai Kendal sudah masuk rumahnya sejak Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

"Ini baru pertama tergenang pada bulan ini. Dulu sempat sampai 15 kali," ujarnya.

Meski mengganggu aktivitas warga, namun ada juga warga yang memanfaatkan genangan air untuk mencuci sepeda motornya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kendal, Slamet menjelaskan rata-rata ketinggian yang merendam rumah warga berkisar 30 cm meter.

"Hal ini disebabkan oleh limpasan air di sungai Kendal. Sungai tidak mampu menampung seluruh debit air sehingga meluap," ujarnya.

Hingga kini para warga bertahan dan tidak diungsikan karena genangan air lambat laun akan surut.

"Kami juga secara intensif memantau tiga bendungan yang berada di Kendal. Pantauan kami kemarin ketinggian air di pintu air Juwero sekitar 160cm. Hal itu masih dalam batas aman," ujarnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved