KPU Kampus Unisbank Pakai Program Smart Campus untuk Pemilihan Ketua BEM

Setiap mahasiswa Unisbank mempunyai hak untuk login dengan nomor induk mahasiswa dan pasrword masing masing.

KPU Kampus Unisbank Pakai Program Smart Campus untuk Pemilihan Ketua BEM
ISTIMEWA
Ketiga calon presiden BEM Unisbank memaparkan visi misinya 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum Kampus Universitas Stikubank (Unisbank) atau KPU-KU menggelar pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2017-2018, Kamis (30/11/2017).

Tiga pasangan menjadi calon presiden BEM, yakni pasangan nomor urut 1, yaitu Anjar Saputra dan Okhi Darmawan, keduanya dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI).

Lalu ada pasangan nomor urut 2, Riskiyanto Adiputra dan Yossie Risang Adi (FTI) dan pasangan nomor urut tiga, Pradiptya Reksy Heryawan dari FTI dan pasangannya Ibnu Alwiaziz dari fakultas ekonomika dan bisnis (FEB).

Anggota KPU-KU, Satria Widodo mengatakan proses pemilihan Presiden BEM Unisbank dilakukan memakai sistem pemungutan suara online dengan menggunakan program Smart Campus.

Baca: Atlet Wushu Cantik Asal Semarang Peraih Medali PON Punya Kebiasaan Unik Sebelum Bertanding

"Setiap mahasiswa Unisbank mempunyai hak untuk login dengan nomor induk mahasiswa dan pasrword masing masing."

"Dengan begitu selain mahasiswa Unisbank pastinya tidak dapat mempunyai hak pilih karena harus login terlebih dahulu. Tidak mungkin juga mahasiswa menyalahgunakan atau memilih double," jelas Satria Widodo, anggota KPU-KU, Kamis (30/11).

Baca: LINK STREAMING Pengundian Grup Piala Dunia 2018 Nanti Malam, Akankah Ada Grup Neraka?

KPU-KU juga memaparkan hasil pemungutan suara yang dilakukan tanggal 6 sampai dengan 26 November 2017.

Alfa Berlian Halim yang juga anggota KPU-KU menuturkan, pasangan nomor urut 1 mendapatkan 40,31 % atau 528 suara, pasangan nomor urut 2 mendapatkan 33,28 % atau 436 suara, dan pasangan nomor urut 3 mendapatkan 26,41 persen atau 346 suara.

Total pemilih yang menggunakan hak suara mencapai 1.310 pemilih.

"Karena tidak mencapai 50 persen dari total pemegang hak suara, maka dilakukan proses pemilihan ulang. Dalam waktu dekat sosialisasi kepada pemegang hak suara akan lebiih ditingkatkan sehingga partisipasi mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya lebih besar," ungkapnya.(*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved