TribunJateng/

Keris Tua yang Langka hingga Keris Pendatang baru yang Tangguh Dipamerkan di Museum Keris Solo

Menurutnya, selain keris tua dan langka, ada juga keris tangguh baru yang dipamerkan dalam acara tersebut

Keris Tua yang Langka hingga Keris Pendatang baru yang Tangguh Dipamerkan di Museum Keris Solo
Tribun Jateng/akbar hari murti
Sejumlah pengunjung melihat koleksi keris di acara Greget Pusaka Nusantara yang diadakan di Museum Keris, Solo, Sabtu (2/12/2017). Pameran itu digelar selama tiga hari sejak Jumat (1/12/2017) hingga Minggu (3/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Total sebanyak 145 kolektor keris dan tosan aji memamerkan pusaka dalam gelaran Greget Pusaka Nusantara yang diadakan di Museum Keris, Solo, Sabtu (2/12/2017).

Pameran digelar selama tiga hari tersebut telah dimulai pada Jumat (1/12/2017) dan akan diakhiri pada Minggu (3/12/2017).

Berbagai macam keris dan pusaka-pusaka lain dipamerkan di museum tersebut.

Kegiatan ini menghadirkan kolektor keris dari berbagai daerah mulai Jakarta, Yogyakarta hingga Solo.

Satu pengunjung, Muhammad Randi, menjelaskan, dirinya datang ke acara tersebut untuk melihat-lihat keris nusantara.

"Karena yang saya tahu dari buku, kalau yang namanya keris itu bentuknya melengkung-lengkung seperti ular. Ternyata ada juga yang lurus. Baru tahu saya," jelas Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo itu.

Ketua panitia Pameran Keris, Benny Hatmantoro, mengungkapkan jika kegiatan ini diadakan untuk mengpresiasi para kolektor keris sekaligus melestarikan warisan budaya keris.

Ia menjelaskan, pusaka yang paling tua pada pameran tersebut ialah keris dari temuan abad ke-11.

"Itu diperkirakan ditemukan di abad 11 Kabudan atau Jaman Hindu-Buddha. Kalau Kabudan itu biasanya masa kerajaan Singasari, Kediri, atau Majapahit," ungkap Benny.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help