TribunJateng/

Kemeriahan Gebyar Jawa di Kampus Unnes, Ada Hanoman dan Pemilihan Duta Sinjang

Kemeriahan Gebyar Jawa di Kampus Unnes, Ada Hanoman dan Pemilihan Duta Sinjang. Acara dipersembahkan oleh Hima Bahasa dan Sastra Jawa Unnes

Kemeriahan Gebyar Jawa di Kampus Unnes, Ada Hanoman dan Pemilihan Duta Sinjang
tribunjateng/deni setiawan
Gebyar Jawa Tahun 2017 bertajuk Satriya Gumregah telah dilaksanakan Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Rabu (6/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gebyar Jawa Tahun 2017 bertajuk Satriya Gumregah telah dilaksanakan Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Rabu (6/12/2017).

Ada beberapa hal yang disajikan, yang menjadi prosesi dalam agenda rutin pada tahun ini.

Mulai dari kirab budaya Jawa, perebutan gunungan, pementasan budaya Jawa, hingga pemilihan Duta Sinjang yang dipusatkan di Pendopo Kampung Budaya Unnes, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang itu.

Gebyar Jawa Tahun 2017 bertajuk Satriya Gumregah telah dilaksanakan Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Rabu (6/12/2017).
Gebyar Jawa Tahun 2017 bertajuk Satriya Gumregah telah dilaksanakan Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Rabu (6/12/2017). (tribunjateng/deni setiawan)

"Kami ucapkan selamat dan apresiasi atas terlaksananya Gebyar Jawa yang telah rutin dilaksanakan di tiap tahun. Dari tahun ke tahun pun kami lihat semakin meriah. Selalu ada yang berbeda di tiap suguhannya," kata Dekan FBS Unnes Agus Nuryatin.

Kepada Tribunjateng.com, Rabu (6/12/2017), Agus pun menyampaikan, tak cukup sekadar pada beragam kegiatan. Tetapi pula perlu bahkan wajib diniatkan dari dalam hati masing-masing, khususnya para mahasiswa Jawa untuk mempertahankan budaya Jawa di kampus.

"Ada dua hal yang harus dijaga serta dipertahankan di kampus ini. Ini khususnya untuk mahasiswa di Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa FBS Unnes. Yakni terkait konsep budaya serta sikap maupun perilaku sebagai orang Jawa," tandasnya.

Dari konsep, lanjutnya, apa yang selama ini telah dilaksanakan sudah mampu menunjukkan jika mampu mempertahankan budaya Jawa. Itu jadi modal awal dalam keberlangsungan ke depannya. Sehingga sampai kapanpun, budaya Jawa akan tetap lestari.

"Dari sikap maupun tingkah laku (perilaku) pun demikian. Harus dipertahankan. Jangan sampai malah semakin semakin hilang njawanya. Sebab dari itu, terlihat etika, cara, maupun unggah-ungguhnya. Semakin baik, akan semakin disegani serta dihormati maupun diapresiasi," tutur Agus.

Gebyar Jawa Tahun 2017 bertajuk Satriya Gumregah telah dilaksanakan Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Rabu (6/12/2017).
Gebyar Jawa Tahun 2017 bertajuk Satriya Gumregah telah dilaksanakan Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes), Rabu (6/12/2017). (tribunjateng/deni setiawan)

Dia meyakini, ketika dua hal tersebut selalu terpandang oleh masyarakat semakin baik, tanpa disadari suatu tradisi atau budaya Jawa yang khas tersebut, akan semakin mudah mendunia. Tidak sekadar dikenal di tingkat nasional, tetapi juga secara internasional.

"Kami di tingkat fakultas akan selalu support, dukung untuk bersama-sama menjaga, mempertahankan, serta melestarikan segala hal berkait Jawa tersebut. Zaman boleh saja berubah di setiap waktunya, tetapi warna dasar sebagai orang Jawa harus tetap dijaga," tandasnya.

Terpisah, Ketua Hima Bahasa dan Sastra Jawa FBS Unnes Ahmad Akhirudin mengungkapkan, dalam pelaksanaan Gebyar Jawa tahun ini secara umum mengambil konsep sebagai simbol adalah tokoh pewayangan.

"Konsep di tiap tahun berubah-ubah. Tahun lalu tentang adat. Kini tentang tokoh pewayangan. Karena itu sebagai maskotnya kami pilih tokoh anoman. Kegiatan ini ini dimeriahkan rekan-rekan kami di tiga angkatan, yakni mulai angkatan 2015 hingga 2017," ucapnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help