TribunJateng/

Bawaslu: Indeks Kerawanan Pilgub Jateng Tahun 2018 Masuk Kategori Sedang

Namun secara nasional, Provinsi Jateng masuk kategori rendah atau di urutan nomor 17.

Bawaslu: Indeks Kerawanan Pilgub Jateng Tahun 2018 Masuk Kategori Sedang
tribunjateng/ist
Senin (27/11) kemarin, DPD Partai Gerindra Jateng menggelar rapat konsolidasi persiapan pemenangan untuk Pilgub Jateng 2018, di Hotel Patra Jasa Semarang. Hadir dalam acara tertutup itu, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pengurus DPD Gerindra Jateng, pengurus kabupaten/kota se-Jateng, kandidat gubernur Ferry Juliantono dan Sudirman Said. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tingkat indeks kerawanan pemilu (IKP) pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018, dikategorikan pada level sedang mendekati rendah.

Baca: Antisipasi Proyek Molor, DPRD Jateng Desak Pemprov Lakukan Lelang Proyek Lebih Awal

Namun secara nasional, Provinsi Jateng masuk kategori rendah atau di urutan nomor 17.

"Jadi, Pilgub Jateng 2018 kategori sedang mendekati rendah, skornya 2,15. Untuk se Indonesia kita masuk nomor 17 atau paling rendah," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jateng, Fajar Saka, Kamis (7/12/2017).

Ia mengatakan, hal-hal yang perlu diantisipasi adalah dimensi keberpihakan penyelenggara, kontestasi antar pasangan calon, politik uang, nentralitas aparatur sipil negara (ASN), dan pemenuhan hak pilih.

"Untuk kontestasi, Jateng memang berbeda, kalau daerah lain sudah jelas siapa dukung siapa, Jateng belum nampak. Kalau menengok Pilgub 2013, pendaftaran ditutup maka saat itu baru diketahui siapa dukung siapa dan saat itu diketahui kerawanannya. Jadi sekarang belum jelas," katanya.

Baca: Anggota DPR RI Ini Berjanji Upayakan Bangun Tanggul Laut untuk Mengatasi Banjir Rob di Demak

Aspek penyelenggara, kerawanan terjadi pada penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan sampai kelurahan atau desa. Sedangkan untuk ASN, kerawanannya adalah pemanfaatan aset negara serta mobilisasi aparatur.

"Apalagi kalau inkamben maju kembali, maka jadi perhatian kita yaitu memanfaatkan fasilitas negara dan mobilisasi ASN," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: m nur huda
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help