Bermaksud Ikuti Seleksi Perangkat Desa, SKM Malah Ditangkap Polisi

Alih-alih bisa mengikuti seleksi, nasibnya berbalik tragis karena harus menghadapi ancaman hukuman penjara

Bermaksud Ikuti Seleksi Perangkat Desa, SKM Malah Ditangkap Polisi
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Polres Cilacap ungkap kasus pemalsuan dokumen dalam seleksi perangkat desa Ayam Alas Kroya 

Adapun tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan didapat dari hasil scan dan stempel basah yang dibuat di tukang stempel di wilayah Kesugihan.

"Hingga ijasah jadi dengan biaya sebesar Rp 5.500.000,"katanya

Para pelaku dengan peran berbeda yang terlibat dalam pemalsuan ijasah kini telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni SKM, warga Rt 03 Rw 04 Desa Ayam Alas Kroya, ADN, seorang perangkat desa, warga Rt 3 Rw 8 desa Ayam Alas, AMD warga Rt 02 Rw 03 Desa Kalisabuk, Kesugihan, dan TSM , warga Jalan Semen Nusantara Rt 06 Rw 06 Kelurahan Tritih Kulon, Cilacap Utara. Ka. Cilacap.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa sebuah laptop merek Lenovo, sebuah mesin scanner merek Cannon, sebuah printer warna merek Cannon, ijasah Paket C palsu atas nama
Sarkam, Surat Keterangan Hasil Nilai Ujian Negara atas nama Sarkam, stempel Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, stempel Polres Cilacap, stempel Polda Jateng dan stempel instansi lainnya, serta uang tunai Rp 5,5 juta.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dengan ancamam hukuman di atas 5 tahun penjara.

(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help