TribunJateng/

Dirresnarkoba Polda Jateng Ungkapkan Pil PCC yang Dibuat Bisa Beredar di Kalimantan

Begitupula dengan dugaan keterlibatan oknum dari berbagai instansi, harus bekerja secara utuh untuk meengungkapnya.

Dirresnarkoba Polda Jateng Ungkapkan Pil PCC yang Dibuat Bisa Beredar di Kalimantan
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Sebagian tersangka pabrik Pil PCC (merah) jongkok dihadapan Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Krisno Halomoan Siregar 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Jateng menegaskan lebih fokus melakukan penyidikan tindak pidana bidang kesehatan terhadap para tersangka pabrik Pil PCC.

Untuk dugaan-dugaan lain Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jateng, Kombes Krisno Halomoan Siregar menyampaikan akan menggandeng direktorat yang lain.

"Sementara untuk TPPU kami sedang berdiskusi dengan pihak lain karena ini sifatnya join operasi, join investigasi baik dengan bareskrim Polri dan rekan BNN juga yang sejak semula memang bekerja sama sharing intelejen," beber Krisno.

Baca: Wawali Kota Solo: Masjid Taman Sriwedari akan Bergaya Jawa Klasik dan Ini Sejumlah Ornamennya

Begitupula dengan dugaan keterlibatan oknum dari berbagai instansi. Menurutnya, untuk bisa mengungkap itu harus bekerja secara utuh dari lintas direktorat.

"Kalau oknum ini kami sedang bekerja secara utuh, nanti kalau memang ada keterlibatan itu tentunya kami menyerahkan kepada rekan-rekan kami yang berkompeten, kami belum sampai mengetahui ke sana tetapi akan memperdalam," tambahnya.

Baca: Kecelakaan Karambol Terjadi Lagi di Jalan Ungaran-Bawen, Satu Orang Meninggal Dunia

Diduga memang praktik produksi pil PCC melibatkan berbagai pihak.

Hal itu karena jumlah produksi yang mencapai belasan juta pil itu bisa beroprasi dan dikirim ke Kalimantan via ekspedisi laut selama kurang lebih tiga bulan sebelum diungkap.

"Boleh saya katakan, kami masih fokus dalam penyidikan tindak pidana bidang kesehatan dulu," imbuh Krisno.

Hasil pengungkapan sesuai dengan bukti-bukti yang didapat memang persebaran pil di luar Jawa khususnya di daerah Kalimantan.

"Pengiriman ekspedasi laut, soal manifesnya, bagaimana bisa lolos pemeriksaan kami sedang bekerja mencari tahu," pungkasnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help