TribunJateng/

Gaji Perawat Honorer Rp 700 ribu per bulan, Ganjar : Seharusnya Minimal UMK

Gaji perawat mestinya tidak lebih kecil dari upah minimal kabupaten/kota (UMK).

Gaji Perawat Honorer Rp 700 ribu per bulan, Ganjar : Seharusnya Minimal UMK
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Perawat memeriksa kondisi Nova Aprininda di ruang Immanuel, RS Mardi Rahayu, Kudus, Jumat (1/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gaji perawat mestinya tidak lebih kecil dari upah minimal kabupaten/kota (UMK).

Bupati dan wali kota mestinya bisa membuat kebijakan agar kesejahteraan perawat honorer bisa tercukupi. Terlebih jumlahnya di tiap daerah tidak terlalu banyak.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketika menerima audiensi ratusan perwakilan Gerakan Nasional Perawat Honor Indonesia (GNPHI) Jawa Tengah, di ruang rapat kantor gubernur, Kamis (7/12/2017).

"Kalau melihat jumlahnya yang cuma sedikit-sedikit harusnya bisa di-UMK-kan, kemampuan anggaran kabupaten dan kota saya kira mampu," kata Ganjar.

Dari data yang dimiliki GNPHI Jateng, perawat honorer di Purworejo sejumlah 150 orang bertugas di RSUD dan 75 orang di puskesmas.

Sementara di Kendal sejumlah 304 orang di RSUD dan 160 orang di puskesmas. Di Sukoharjo sebanyak 150 orang di RSUD dan 60 orang di puskesmas.

Dalam forum ini, gubernur juga sempat menelpon Bupati Kendal Mirna Annisa.

Ia menanyakan ke bupati apakah memungkinkan jika perawat honorer digaji sesuai UMK.

Mirna menjawab bahwa hal itu memungkinkan, terlebih Pemkab Kendal di tahun 2018 memiliki program satu desa satu dokter.

Maka, nantinya program itu akan mengikutsertakan para perawat untuk membantu tugas dokter.

Halaman
12
Penulis: m nur huda
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help