TribunJateng/

KREATIF! Murid SMP 6 Semarang Diajarkan Ubah Sampah Jadi Barang-barang Ini

Workshop bertema pengolahan sampah diadakan oleh Mie Gelas bersama mahasiswa Komunikasi Undip 2015 di SMP N 6 Semarang

KREATIF! Murid SMP 6 Semarang Diajarkan Ubah Sampah Jadi Barang-barang Ini
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Contoh hasil kreasi dari pengelolaan sampah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Workshop bertema pengolahan sampah diadakan oleh Mie Gelas bersama mahasiswa Komunikasi Undip 2015 di SMP N 6 Semarang pada Kamis (7/12/2017).

Ika Yudha pemateri dari Bank Sampah Resik Becik Semarang menyampaikan siklus waktu yang diperlukan untuk menghancurkan limbah.

Dari sepuluh jenis sampah, gabus merupakan salah satu jenis limbah yang tidak dapat hancur.

Seorang anak lelaki kelas sembilan bertanya kepada Ika,

"Lalu kalau tidak bisa hancur apakah boleh jika gabus dibakar?" tanyanya.

Antusiasme para peserta workshop di SMP N 6 Semarang
Antusiasme para peserta workshop di SMP N 6 Semarang (TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA)

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh Ika dengan tegas.

"Sebenarnya melakukan pembakaran sampah ada hukumnya lho diatur dalam undang-undang negara kita," jawab Ika Yudha.

Pembakaran sampah menimbulkan adanya pencemaran lingkungan, yaitu pencemaran tanah maupun pencemaran polusi udara.

Rumus 3R dapat dijadikan patokan dalam mengendalikan jumlah sampah.

"Reduce (mengurangi), re-use (memanfaatkan) dan recycle (daur ulang," tambahnya.

Ika juga menjelaskan mengenai pemanfaatan sampah menjadi berbagai kreasi.

"Dengan sedikit sentuhan, mampu merubah sampah menjadi lebih bermanfaat".(*)

Penulis: Yasmine Aulia Gunawan
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help