TribunJateng/

Pembangunan Fisik Semarang Outer Ring Road Terkendala Pembebasan Lahan

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang belum bisa memastikan waktu pembangunan fisik Semarang outer ring road (SORR) akan dimulai

Pembangunan Fisik Semarang Outer Ring Road Terkendala Pembebasan Lahan
tribunjateng/dok
ISWAR AMINUDDIN Kepala Dinas PU Kota Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang belum bisa memastikan waktu pembangunan fisik Semarang outer ring road (SORR) akan dimulai.

Pasalnya, masalah pembebasan lahan warga masih berlarut.

Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, proses pembebasan lahan warga yang akan dipakai untuk proses tersebut masih penghitungan appraisal.

Meski demikian, gejolak penolakan warga sudah muncul.

"Iya ada keberatan warga. Tapi kan saat ini prosesnya masih penghitungan appraisal dan kemudian baru negosiasi. Ini masih kami kejar pembebasan lahan itu," kata Iswar, Kamis (7/12/2017).

Padahal, Pemkot Semarang telah menganggarkan Rp 15 miliar pada 2017 ini. Namun hingga penghujung 2017 ini, anggaran tersebut belum terpakai.

Iswar menuturkan, proyek pemerintah pusat dari arteri Yos Yudarso Semarang sampai ke Kaliwungu, Kendal, tersebut diperkirakan menelan anggaran mencapai Rp 1,4 triliun.

Pemkot Semarang mendapat tugas untuk pembebasan lahan warga yang diperkirakan membutuhkan dana sampai Rp 900 miliar.

"Untuk pembebasan lahan butuh anggaran besar. Kami nyicil tiap tahunnya. 2017 ini ada Rp 15 miliar dan 2018 mendatang kami anggarkan Rp 50 miliar," jelasnya.

Ditambahkan, analisis dampak mengenai lingkungan (Amdal) dan detail enginering desain (DED) proyek SOR telah selesai.

Meski demikian, proyek fisik belum bisa dipastikan kapan akan dimulai.

Alasannya, pemerintah pusat sebagai pelaksana juga belum merumuskan gambaran proyek yang sudah direncanakan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Semarang.

"Yang penting kami siapkan dulu lahannya karena tugas Pemkot itu pembebasan lahan. Kemudian baru dilanjutkan pembangunan fisik Semarang Outer Ringroad oleh pemerintah pusat," paparnya.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help