TribunJateng/

Resah Buaya Belum Tertangkap, Warga Dibantu BKSDA Jateng Siapkan Perangkap

Perburuan buaya muara di alur sungai Luk Ulo segera dimulai. menyiapkan strategi untuk megevakuasi buaya dari sungai Luk Ulo.

Resah Buaya Belum Tertangkap, Warga Dibantu BKSDA Jateng Siapkan Perangkap
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
warga desa Rantewringin Buluspesantren Kebumen didampingi BKSDA buat perangkap untuk tangkap buaya dari bahan bambu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN- Perburuan buaya muara di alur sungai Luk Ulo segera dimulai.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng Seksi Konservasi II Wahyono bersama SAR dan unsur terkait tengah menyiapkan strategi untuk megevakuasi buaya dari sungai Luk Ulo.

Hari ini, Kamis (7/12/2017) mereka mendampingi warga desa Rantewringin Kecamatan Buluspesantren membuat perangkap untuk menangkap buaya yang sering muncul di sungai yang melintasi desa tersebut.

Petugas BKSDA Wahyono mengatakan, perangkap dibuat secara sederhana dengan bahan baku yang tersedia di alam, berupa kayu dan bambu.

"Ini masih dibikin perangkapnya, kami dampingi warga untuk membuatnya," katanya, Kamis (7/12).

Jika sudah jadi, perangkap itu akan dipasang di tempat yang sering dikunjungi buaya tersebut. Jebakan itu akan diberi umpan di dalamnya untuk memancing predator tersebut agar masuk ke dalam perangkap.

Targetnya, buaya itu terjerat saat berusaha meraih umpan di dalam kotak perangkap. Dengan demikian, hewan bertaring itu akan mudah dilumpuhkan.

Selain mendampingi warga membuat perangkap, pihaknya juga mengedukasi warga mengenai teknik yang tepat untuk melumpuhkan buaya.

Tentunya, penangkapan buaya nanti akan disertai ahli dari BKSDA yang berpengalaman menangkap satwa liar.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help