TribunJateng/

Selain Diprotes Angkutan Umum, Ini Deretan Kesedihan yang Dirasakan Para Pengojek Online

Maraknya aksi yang ditujukan sebagai protes keberadaan transportasi online cukup meresahkan para supir ojek online

Selain Diprotes Angkutan Umum, Ini Deretan Kesedihan yang Dirasakan Para Pengojek Online
Tribun Jateng/Yasmine Aulia Gunawan
Supir ojek online berkumpul di depan kantor Gubernur Jateng. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maraknya aksi yang ditujukan sebagai protes keberadaan transportasi online cukup meresahkan para supir ojek online.

Namun rupanya tidak hanya masalah protes angkutan umum saja duka yang dirasakan supir ojek online.

Beberapa sopir ojek online menyampaikan keluhan yang dirasakan kepada Tribunjateng.com, Kamis (7/12/17).

"Kadang penumpang sering mengakali kami dengan alamat tujuan yang tidak lengkap," tutur Tarmiji seorang supir ojek online kota Semarang.

Menurutnya terkadang penumpang menyeting alamat tujuan yang kurang tepat dengan yang dimaksud.

"Misalnya nih, tujuannya Perumahan Telogosari, tapi ternyata turunnya di area dempel jadi kira-kira masih berjarak sekitar lima sampai tujuh kilometer dari lokasi yang tertera di orderan," tambahnya.

Padahal jarak tersebut dapat berpengaruh terhadap harga yang dibayarkan.

"Cuma ya gimana, kalau misal kami minta tambah ongkos nanti kena komplain penumpang langsung lewat aplikasi."

Komplainan dari penumpang dapat berpengaruh terhadap kelangsungan kerja para supir ojek online.

Halaman
12
Penulis: Yasmine Aulia Gunawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help