TribunJateng/

Tidak Semua Barang Bukti Sabu Dimusnahkan BNNP Jateng, Sisanya untuk Keperluan Ini

Tidak seluruh barang bukti dilarutkan di kantor BNNP Jateng yang disaksikan tersangka.

Tidak Semua Barang Bukti Sabu Dimusnahkan BNNP Jateng, Sisanya untuk Keperluan Ini
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Petugas menguji sabu secara kimiawi sebelum dimusnahkan di kantor BNNP Jateng, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sabu seberat 751,06 gram dari total 811,94 gram dimusnahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, Kamis (7/12/2017).

Sabu itu disita dari Dedi Kenia S yang ditangkap pada 8 November lalu.

Tidak seluruh barang bukti dilarutkan di kantor BNNP yang disaksikan tersangka.

Sisanya sebanyak 60,88 gram disisihkan untuk pembuktian di persidangan.

Sebelum dilarutkan, Kepala Urusan Labfor Narkoba BNNP Kompol Ibnu Suharto terlebih dulu membuka barang bukti yang terbagi dalam empat bungkus.

Ibnu kemudian mengambil sampel dari masing-masing kemasan.

Dia mengujinya secara kimiawi untuk memastikan yang akan dimusnahkan tersebut adalah bubuk sabu.

Setelah pasti, Kepala BNNP Jateng Brigjen Tri Agus Heru Prasetyo kemudian menuangkan seluruh sabu ke dalam ember.

"Isi ember adalah solar dan deterjen supaya sabu ini tidak bisa dimanfaatkan lagi. Lalu cairan ini akan dibuang ke kloset," beber Ibnu.

Brigjen Tri Agus menjelaskan tersangka Dedi Kenia diringkus di pertigaan Patung Diponegoro, Ngesrep, Kota Semarang.

"Saat itu Dedi membawa kantong plastik biru muda. Di dalamnya terdapat dua pasang sandal wanita. Empat bungkus sabu itu ditanam di dalam sandal tersebut," jelas Agus.

Melalui pengembangan, didapati bahwa Dedi merupakan suruhan seorang napi Lapas Pekalongan bernama Cristian Jaya Kusuma atau Sancai.

"Kami sisihkan beberapa gram untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. Yang lain dimusnahkan semua," tandas Agus. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help