ADU ARGUMEN Pengendara Belum Bayar Pajak (Bisa) Ditilang Polisi?

Apakah pengendara yang terlambat membayar pajak kendaraan bisa ditilang polisi?

ADU ARGUMEN Pengendara Belum Bayar Pajak (Bisa) Ditilang Polisi?
tribunjateng/humas polres blora
Satlantas Polres Blora melakukan razia kendaraan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Apakah pengendara yang terlambat membayar pajak kendaraan bisa ditilang polisi? Pertanyaan ini kerap muncul di masyarakat.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, menegaskan pihaknya tetap akan menilang pengendara yang kedapatan tidak membayar pajak kendaraan.

"Kalau pajaknya belum dibayar dan terjaring razia tetap akan ditilang," ujar Yuswanto, Minggu (10/12/2017).

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi saat bersilaturahmi di kantor Redaksi Tribunjateng.com, Kamis 28 September 2017 sekaligus dialog interaktif LIVE REPORT VIDEO di FACEBOOK.
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi saat bersilaturahmi di kantor Redaksi Tribunjateng.com, Kamis 28 September 2017 sekaligus dialog interaktif LIVE REPORT VIDEO di FACEBOOK. (tribunjateng/iswidodo)

Penindakan terhadap keterlambatan pembayaran pajak kendaraan ini sesuai Undang Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Menurut Yuswanto, sesuai padal 70 ayat 2 undang undang tersebut, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berlaku selama lima tahun dan setiap tahunnya harus mendapat pengesahan.

Pengesahan ini didapat apabila pemilik kendaraan membayar pajak.

"Kalau belum dibayar, berarti STNKnya belum mendapat pengesahan. Kalau tidak ada pengesahan, substansinya dianggap tidak membawa STNK," katanya.

Pengendara kedapatan tidak membayar pajak kendaraan akan dijerat pasal 288 ayat 1 lantaran dianggap berkendara tanpa STNK.

Apakah pengendara yang terlambat membayar pajak kendaraan bisa ditilang polisi?
Apakah pengendara yang terlambat membayar pajak kendaraan bisa ditilang polisi? (tribunjateng/dok)

Penuturan berbeda disampaikan Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Kota Semarang, Theodorus Yosep Parera.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved