MUSIM PENGHUJAN

Presiden Tegaskan Ribuan Warga Terdampak Bencana di Wonogiri harus Direlokasi

Presiden Tegaskan Ribuan Warga Terdampak Bencana di Wonogiri harus Direlokasi. Demikian kata Willem Rampangilei, Minggu (10/12/2017).

Presiden Tegaskan Ribuan Warga Terdampak Bencana di Wonogiri harus Direlokasi
facebook
Presiden Tegaskan Ribuan Warga Terdampak Bencana di Wonogiri harus Direlokasi. Demikian kata Willem Rampangilei, Minggu (10/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Para korban bencana tanah longsor di Wonogiri akan direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Pasalnya, bencana susulan rawan terjadi di rumah mereka tinggal saat ini.

Begitu merupakan perintah Presiden Joko Widodo yang disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, di Wonogiri, Minggu (10/12/2017).

Menurut Willem, apabila ada rumah yang rusak, presiden Jokowi minta hal tersebut segera ditangani.

"Relokasi itu pasti, harus, karena warga tidak mungkin kembali ke rumahnya," kata Willem kepada wartawan.

Ia menyatakan, Presiden telah memerintahkan jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk menyiapkan lahan baru yang aman untuk ditinggali para korban bencana tanah longsor itu.

"Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan Menteri ESDM terkait pusat geologi, untuk mengkaji daerah rawan sekaligus mencari tempat relokasi yang aman bagi mereka," katanya.

Ia menilai, saat lahan relokasi tersebut siap, pemerintah bakal segera memberikan bantuan yang bersifat stimulan untuk membantu korban bencana membangun rumah.

"Jadi memang tugas Pemda adalah menyiapkan lahan. Kalau sudah siap, pemerintah membantu stimulan pembangunan. Berapa jumlahnya, dan sebagainya, BNPB akan membicarakan hal itu dengan bupati terkait," ungkapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, katakan saat ini masih terdapat 2.589 warga terdampak bencana Wonogiri, baik banjir maupun tanah longsor.

"Saat ini mereka tersebar di 136 desa/kelurahan di 23 kecamatan di Wonogiri. Kami terus melakukan pemenuhan bantuan logistik dan kesehatan para korban tersebut," paparnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved