Yosep Parera: Ada Tiga Cara Menghambat Perilaku Korupsi

Puluhan peserta Sekolah Anti Korupsi (Saksi) mendapat materi akhir di ruang litigasi, Unwahas Semarang.

Yosep Parera: Ada Tiga Cara Menghambat Perilaku Korupsi
tribunjateng/muh radlis/ist
ANTIKORUPSI - Ketua Peradi Semarang, Theodorus Yosep Parera (berdiri) saat memberikan materi terkait korupsi kepada peserta Sekolah Anti Korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan peserta Sekolah Anti Korupsi (Saksi) mendapat materi akhir di ruang litigasi, Unwahas Semarang.

Materi tentang Mengetahui Sebab dan Jenis Perilaku Korupsi serta Pencegahannya itu dibawakan oleh Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Kota Semarang, Theodorus Yosep Parera.

Di depan puluhan peserta, Yosep Parera mengatakan, ada tiga cara menghambat perilaku korupsi.

Setiap individu dan penegak hukum harus menerapkan Neminem Non Laidere atau tidak mengganggu kebahagiaan orang lain serta Honeste Vivere yang berarti hidup secara terhormat.

"Yang ketiga Unigum Sum Tribuere, artinya harus memberikan yang telah menjadi hak orang lain. Contoh kecil, mendahulukan pejalan kaki atau pengendara sepeda saat kita naik mobil," kata Yosep Parera, Minggu (10/12/2017).

Menurut Yosep, perilaku aparat yang tidak tegas juga akan memberikan kesempatan bagi individu untuk korupsi.

Peserta Saksi angkatan I, Salman Alfaris, mengatakan, banyak materi tentang korupsi dan pencegahannya yang didapat selama kegiatan tersebut.

Mahasiswa Magister program IPS Unnes itu mengaku sengaja ikut untuk memperdalam ilmi terkait korupsi dan pencegahannya.

"Harapannya kegiatan seperti ini berkelanjutan sehingga materi dan pemahaman tentan korupsi bisa ditingkatkan. Apabila materi tentang korupsi bisa merata, maka makin banyak individu yang bisa berperan dalam pencegahan korupsi di negara ini," kata Salman. (*)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved