TribunJateng/

DERITA Yuda Tergolek Tak Berdaya Menunggu Pendonor Hati

DERITA Yuda Tergolek Tak Berdaya Menunggu Pendonor Hati. Bocah usia 6 tahun ini sudah 2 tahun menderita kista hati

DERITA Yuda Tergolek Tak Berdaya Menunggu Pendonor Hati
tribunjateng/hesty imaniar
Bupati Demak HM Natsir jenguk Yuda Adi Pradana (6) bocah penderita penyakit batu empedu dan kista hati di Desa Jatisono RT 5 RW 1, Kecamatan Gajah, Demak, Jumat (15/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Bocah yang hanya bisa tertidur terbaring lemah itu terus meringik sakit.

Ya, Yuda Adi Pradana (6) merupakan anak yang mengidap penyakit batu empedu dan kista hati. Bocah itu menderita penyakit tersebut sejak dua tahun terakhir.

Karena sakit yang ia rasakan di daerah perut, bocah kelas satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) Demak itu, sesekali meringis kesakitan. Kadang dia duduk sembari meminta minum.

Dikatakan oleh ibu Yuda, Anik Umi Ati (32) bahwa Yuda sejak mengidap penyakit tersebut, berat badannya terus menurun. Badannya makin kurus.

"Sekarang berat badannya hanya 16 kg saja, seharunya anak seusia dia paling tidak 20 kg. Dia dulu sebelum sakit, berat badannya segitu, kurang lebih 20 kg, sekarang kurus sekali dia," jelasnya, Jumat (15/12/2017).

Bocah itu tinggal bersama orangtuanya di Desa Jatisono RT 5 RW 1, Kecamatan Gajah, Demak.

Dia putra pasangan Anik Umi Ati (32) dan Toso Rokhim (34) seorang sopir.

Sebelum menderita penyakit itu, Yuda adalah anak yang lincah.

"Awalnya Yuda mulai merasakan sakit sejak 2 tahun lalu, dimana ia hanya merasakan mules saja pada bagian perut. Lama kelamaan perutnya malah semakin membesar. Baru terdeteksi kista hati, sejak satu tahun ini," kata Anik.

Halaman
123
Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help