Prakiraan Cuaca

Warga Jateng Diminta Waspada Hujan Lebat sampai Februari

Tetap waspada bagi warga Jateng. Kami memrediksi bulan Desember, Januari, hingga Febuari merupakan puncak musim hujan.

Warga Jateng Diminta Waspada Hujan Lebat sampai Februari
tribunjateng/wid
Ilustrasi hujan lebat di Kota Semarang, Oktober 2017 

TRIBUNJATENG.COM - Tetap waspada bagi warga Jateng. Kami memrediksi bulan Desember, Januari, hingga Febuari merupakan puncak musim hujan.

Masih ada cuaca eskstrem di Jateng karena ada konvergensi sehingga menimbulkan awan-awan konvektif.

Kami selalu mengabarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Jateng setiap saat. Selain itu, setiap 12 jam sekali, kami kabarkan laporan pembaharuan prakiraan cuaca.

Peringatan dini cuaca ekstrem selalu kami buat saat curah hujan tiap jam di suatu daerah di atas 20 milimeter dan kecepatan angin di atas 25 knot.

Sekitar tanggal 18-20 Desember kemarin memang ada peringatan dini cuaca ekstrem Jateng. Hal tersebut karena ada fenomena Tropical Storm KAI-TAK di perairan Timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan sirkulasi siklonik di perairan Selatan Jawa Timur (level 925/900mb).

Fenomena itu tak berpengaruh secara langsung untuk Jawa Tengah. Fenomena KAI-TAK hanya mempengaruhi pola angin yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Interaksi fenomena itu dengan kondisi cuaca lokal mengakibatkan beberapa potensi cuaca ekstrem di sekitar wilayah Jawa Tengah.

Kami imbau warga Jateng mewaspadai potensi banjir bandang maupun tanah longsor di kawasan yang berpotensi hujan lebat, khususnya daerah pegunungan.

Berwaspadalah juga dengan fenomena kilat dan petir. Jangan berlindung di bawah pohon saat hujan.

Triyotomo | Forecaster Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang

 (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help