Liga 1

Eks Pemain Sriwijaya Ini Masih Butuh Adaptasi Dengan Pemain PSIS

Mengenakan rompi biru nomor delapan, Hapit menjadi jenderal lapangan tengah saat sesi pertandingan internal.

Eks Pemain Sriwijaya Ini Masih Butuh Adaptasi Dengan Pemain PSIS
rival almanaf
Eks pemain Sriwijaya FC, Hapit Ibrahim memberikan umpan lambung dalam sesi latihan PSIS di Lapangan Terang Bangsa, Semarang, Sabtu (23/12/2017). Tribun Jateng/ Rival Alma 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemain yang sebelumnya memperkuat Sriwijaya FC, Hapit Ibrahim menjalani trial perdananya bersama PSIS Semarang, Sabtu (23/12/2017). Mengenakan rompi biru nomor delapan, Hapit menjadi jenderal lapangan tengah saat sesi pertandingan internal.

Dalam laga dua kali 15 menit tersebut ia tampil apik. Dari pantauan Tribun Jateng, akurasi umpan lambung pemain berusia 24 tahun tersebut bisa dikatakan 90 persen tepat sasaran. Ia juga terlihat pandai mengatur ritme, kapan mendelay, mengalirkan bola ke sayap-sayap, melakukan pressing, hampir dilakukan dengan sempurna.

Beberapa kali tackelnya juga tampak bersih. Dengan potongan rambut yang sedikit gondrong, penampilat Hapit sedikit mengingatkan pecinta sepak bola dengan sosok gelandang PSM Makassar, Syamsul Bachri.

Ditemui seusai berlatih, Hapit mengungkapkan niatnya untuk bermain bersama Mahesa Jenar sebenarnya sudah membuncah sejak musim lalu.

"Saya pengen ke sini (PSIS) sudah lama sebenarnya, dari waktu tim ini masih berlaga di Liga 2 musim lalu. Hanya saja saat itu manajemen Sriwijaya belum boleh," terang pemain kelahiran Jakarta 12 Mei 1993 tersebut.

Alasannya untuk berseragam biru tidak lain adalah faktor kedekatannya dengan pelatih Subangkit, yang juga sudah menukangi PSIS sejak musim lalu.

"Setelah PSIS promosi ke Liga 1 justru manajemen membolehkan, meski dari manajemen statusnya pinjaman," terang pemain yang dominan menggunakan kaki kanan tersebut.

Hari pertama berlatih dengan PSIS ia mengaku tidak banyak kendala. Menurutnya suasana latihan, hingga kerjasama rekan setim tidak jauh berbeda dengan suasana di Sriwijaya.

"Hanya saja kalau dengan pemain mungkin masih perlu adaptasi beberapa hari ke depan, namun kalau dengan pelatih saya sudah cukup paham dengan apa yang diinginkan," pungkasnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help