TribunJateng/

BBM Jenis Dexlite Makin Diminati Kendaraan Mesin Diesel, Ini Keunggulannya

BBM Jenis Dexlite Makin Diminati Kendaraan Mesin Diesel. Dexlite memiliki octan lebih tinggi jika dibandingkan solar.

BBM Jenis Dexlite Makin Diminati Kendaraan Mesin Diesel, Ini Keunggulannya
TRIBUNJATENG/ALEXANDER
AKHIR TAHUN - General Manager Pertamina MOR IV JATENG DIY Yanuar Budi Hartanto saat melakukan pantauan jelang akhir tahun, Sabtu (23/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alexander Devanda Wisnu P

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru dari Pertamina untuk kendaraan mesin diesel yakni Dexlite terus mengalami perkembangan penjualan yang sangat signifikan. Peningkatan jumlah suplay BBM jenis Dexlite meningkat mencapai 150 persen.

Manager Ritel Pertamina MOR IV JATENG DIY, Iin Febrian mengatakan Dexlite yang pada tahun 2016 lalu saat peluncuran hanya memiliki pasokan mencapai 2.000 kilo liter per bulan kini telah meningkat drastis.

"Sekarang pada tahun ini Dexlite telah mencapai 5.000 kilo liter per bulan meningkat sekitar 150 persen dibandingkan pada saat peluncurannya," ujarnya pada Minggu (24/12/2017)

Dexlite merupakan Bahan Bakar Minyak yang memiliki octan 51 dan mengandung sulfur minimal 1200 part per milion (PPM). Dexlite memiliki octan lebih tinggi jika dibandingkan solar.

BBM jenis Dexlite telah tersedia di sekitar 320 SPBU di Jawa Tengah. Pada saat peluncuran hanya terdapat di 100 SPBU di Jawa Tengah.

"Antusias sangat besar terhadap pembelian Dexlite karena kualitas produk sangat bagus dan harga juga lebih terjangkau," tuturnya.

Sementara itu, Bahan Bakar jenis Pertamax yang memiliki octan 92 juga telah diminati oleh customer karena kualitas produk yang baik.

"Produk Pertamax menyumbang sekitar 20-24 persen penjualan di Jateng. Masyarakat sekarang telah banyak beralih pada penggunaan produk BBM yang baik untuk mesin kendaraan dan memiliki tenaga yang jauh lebih baik dan irit," pungkasnya. (*)

Penulis: Alexander Devanda Wisnu P
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help