Mengintip Kapal-kapal Pesanan Jokowi di Pekalongan untuk Jalur Pulau Terpencil

Sejumlah kapal selesai digarap di Pantai Slamaran Pekalongan Utara yang merupakan pesanan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Mengintip Kapal-kapal Pesanan Jokowi di Pekalongan untuk Jalur Pulau Terpencil
tribunjateng/budi susanto
Sejumlah kapal sudah selesai digarap di Pantai Slamaran Pekalongan Utara yang merupakan pesanan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub. Kapal ini akan diluncurkan akhir Desember 2017 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG, PEKALONGAN - Tol laut yang digadang-gadang oleh Presiden RI Jokowi menjadi program transpotasi Nasional guna memecah kemacetan di jalur darat.

Namun, bagaimana dengan masyarakat yang berada di pulau terpencil yang tidak terkover dengan program tol laut.

Untuk menjawab hal tersebut di ujung pesisir Kota Pekalongan tepatnya di sekitar Pantai Slamaran Pekalongan Utara, terdapat perusahaan pembuatan kapal yang sedang mengerjakan kapal pesanan dari Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kemenhub.

Kapal dengan panjang 17,65 meter Lebar 4 meter, dan tinggi 1,84 meter tersebut nantinya akan ditempatkan di pulau-pulau terpencil guna mengakomodir masyarakat yang tak terjangkau program tol laut, Senin (25/12/2017).

Kapal ini akan diluncurkan akhir Desember 2017. Pembuatan lima kapal telah selesai di pesisir Pekalongan Utara, 25 Desember 2017
Kapal ini akan diluncurkan akhir Desember 2017. Pembuatan lima kapal telah selesai di pesisir Pekalongan Utara, 25 Desember 2017 (tribunjateng/budi susanto)

Dikatakan Irul (47) satu diantara pekerja yang membuat kapal, di tempat ia bekerja sedang membuat 5 kapal dan akan diluncurkan pada akhir Desember mendatang.

"Ada 5 kapal, dan semuanya siap untuk diluncurkan, pemesan katanya dari Presiden Jokowi lewat Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan," ujarnya.

Hanya saja untuk total dana yang dikeluarkan, Irul belum bisa mengatakan jumlah yang dihabiskan.

"Masalah pendanaan saya tidak tahu berapa totalnya karena saya cuma pekerja, namun fasilitas kapal ini saya bisa jelaskan, ada televisi, full music, Wiffi, AC, yang bisa menampung sekitar 24 penumpang, kapal ini terbilang mewah jika dilihat dari fasilitas," terangnya.

Ia menerangkan di pulau Jawa yang mendapatkan kesempatan pembuatan kapal tersebut ada dua tempat.

"Satu diantaranya di tempat saya bekerja, satunya di Pasuruan Jawa Timur," pungkasnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help