TribunJateng/

Nursholeh : Orang Cerdas dan Pintar Adalah Penyuka Budaya Literasi

Penyerahan atau hibah buku perpustakaan tahun anggaran 2017 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal lain dari biasanya.

Nursholeh : Orang Cerdas dan Pintar Adalah Penyuka Budaya Literasi
ISTIMEWA
Kang Nursholeh mengunjungi Bengkel Warga Binaan 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Penyerahan atau hibah buku perpustakaan tahun anggaran 2017 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal lain dari biasanya.

Selain diserahkan ke taman-taman bacaan masyarakat (TBM) dan komunitas pustaka Kota Tegal, kali ini acara dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B, Kamis (28/12/2017)

Acara dihadiri oleh jajaran dari Pemerintah Kota Tegal dan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-B Kota Tegal dan warga binaan serta dari Komunitas baca Punk-Waduk Bayeman Kota Tegal

Plt. Wali Kota Tegal,  Nursholeh atau yang akrab dipanggil Kang Nursholeh merasa sangat bangga dengan antusiasme warga binaan dan komunitas baca yang ada di Kota Tegal.

“Kepada anak-anaku, saya merasa terharu karena baru tahun ini Arpusda bisa kemana-mana termasuk  di Polder Bayeman yang disana ada pojok baca,  maka untuk itu saya sebagai kepala daerah merasa bangga dan insya allah ke depan kita menjadi pencerah kedepan kepada warga kita,” ujarnya.

“Karena kalau kita tidak mau membaca buku maka dunia akan meninggalkan kita, kadang kadang sepintas orang memandang sebelah mata tentang bacaan, tetapi kalau kita betul-betul menghayati arti sebuah bacaan karena ternyata apa banyak di luar negeri orang orang yang cerdas dan pintar itu adalah orang orang yang membaca buku, apalagi anda semua warga binaan banyak waktu untuk menambah ilmu pengetahuan,” tambah Kang Nursholeh mengingatkan.

Dikatakan pula oleh Kang Nursholeh bahwa masa depan warga binaan masih panjang dan banyak tokoh-tokoh politik, negarawan yang juga pernah mendekam di tahanan.

“Jangan merasa rendah diri, karena masa depan kalian masih panjang, tempa disini insya allah keluar dari sini menjadi panutan di masyarakat,” tutur kang Nursholeh mengakhiri sambutan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal, Hervianto mengatakan kegiatan ini dalam rangka peningkatan minat baca dan pengembangan budaya literasi.

“Kami memilih program hibah buku untuk tahun 2017 dan kami juga membangun kemitraan dengan beberapa lembaga serta komunitas-komunitas di Kota Tegal. Dan Alhamdulilah kami di fasilitasi Ka Lapas Kota Tegal dengan menggunakan jadwal tiap minggu dan juga kesepakatan untuk bisa mengisi kepustakaan dan literasi di lapas,” ujarnya.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Kota Tegal dihuni oleh 225 dan terdiri dari 200 laki laki dan 25 warga binaan. Kepala Lapas, Irwan mengatakan bahwa dengan kedatangan Walikota Tegal dan jajarannya, lembaga yang dipimpinnya merasa sangat senang dan antusias dengan harapan akan menumbuhkan minat baca.

“Dengan kedatangan Pak Walikota ke sini semoga bisa menumbuhkan kan minat baca warga binaan dan menumbuhkan kegiatan yang positif, semoga bisa berlanjut di kesempatan yang lain.

Usai menyerahkan secara simbolis buku perpustakaan kepada Ka Lapas dan perwakilan dari Komunitas Baca Punk – Waduk Bayeman Kota Tegal, Kang Nursholeh dan Ka Lapas beserta rombongan berkesempatan meninjau perpustakaan di dalam area lapas serta bengkel kerja para warga binaan.

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help