Ini Cara PT Pertamina Patra Niaga Semarang Menekan Angka Kecelakaan Sopir Mobil Tangki

PT Pertamina Patra Niaga Semarang mendorong para pekerjanya agar mengedepankan pentingnya keselamatan

Ini Cara PT Pertamina Patra Niaga Semarang Menekan Angka Kecelakaan Sopir Mobil Tangki
istimewa
Sebanyak enam sopir mendapatkan reward berupa hadiah barang kebutuhan rumah tangga, seperti mesin cuci, kompor gas, kulkas, dan rice cooker di kantor PT Pertamina Patra Niaga, Jumat (29/10). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Pertamina Patra Niaga Semarang mendorong para pekerjanya agar mengedepankan pentingnya keselamatan dalam pendistribusian BBM/BBK dan kepatuhan terhadap peraturan lalulintas. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Site Supervisior Pertamina Patra Niaga Semarang, Eko Rudi Supriono mengungkapkan, pada tahun 2016 tercatat ada 18 kejadian kecelakaan yang rata-rata disebabkan karena kesalahan pengemudi. Oleh sebab itu, pihaknya berusaha menekan kejadian tersebut, salah satunya dengan memberikan penghargaan kepada sopir berprestasi.

Sebanyak enam sopir mendapatkan reward berupa hadiah barang kebutuhan rumah tangga, seperti mesin cuci, kompor gas, kulkas, dan rice cooker di kantor PT Pertamina Patra Niaga, Jumat (29/10). Pemberian pengharagaan kepada sopir mobil tangki berprestasi itu dilakukan setiap tiga bulan sekali dan merupakan kebijakan perusahaan untuk mendorong pentingnya menjaga keselamatan dalam pendistribusian BBM/BBK.

"Reward dan punishment harus berimbang. Dalam kesempatan ini kami juga mengundang keluarga dari sopir yang mendapat penghargaan. Agar mereka bangga dan ikut berbahagia," imbuhnya.

Upaya tersbut dinilai efektif untuk menjaga sikap dalam berkendara. Hasilnya kini, sepanjang 2017 meski terjadi lonjakan angka kecelakaan yang mencapai 22 kejadian. Namun, rata-rata penyebabnya bukan karena kesalahan dari sopir mobil tangki melainkan dari faktor pengendara lain.

"Berdasarkan data yang kami himpun. Sebanyak 87 persen angka kecelakaan karena kelalaian pengendara lain, 10 persen human error atau kesalahan sopir tangki dan sisanya akibat hal teknis dari tidak berfungsinya sistem kendaraan," ujarnya.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga yang beralamat kantor di Jalan Pengapon, Kemijen, Semarang memiliki sekitar 600 sopir beserta crew. Pendistribusian BBM/BBK dilakukan ke seluruh Jawa Tengah meliputi, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, Kudus, Blora dan Cepu.

Adapun kategori sopir berprestasi tersebut meliputi jadwal kerja tidak pernah absen, jumlah pengiriman ke SPBU paling banyak, serta atitute atau sikap dalam bertugas. Selain pemberian reward, pihaknya juga mengadakan acara santunan ke yayasan yatim piatu.

Eko Rudi Supriono menambahkan, setiap harinya pihaknya mengirim 6.400 KL BBM/BBK. Pendistribusian bervariasi, pada waktu liburan natal kemarin pasokan paling banyak ke daerah Pekalongan, Kudus, Pati, dan Blora. Sedangkan saat ini distribusi kebanyakan ke SPBU yang ada di Kota Semarang.

Dari sisi jenis BBM, diakuinya Pertalite mengalami peningkatan empat kali lipat. Jika biasanya per hari hanya mengirim 500 KL, kini melonjak 2.800 KL per hari. Sedangkan permintaan Premium justru kian turun, atau tidak sampai 1.000 KL per hari. "Kami mengirim BBM/BBK tergantung permintaan SPBU. Sekarang ini permintaan pertalite meningkat namun premium justru turun," imbuhnya.

Adapun acara lain yang bakal diadakan dalam waktu dekat yakni memeriahkan perayaan tahun baru. Akan ada acara internal di kantor Pertamina Patra Niaga Semarang.

"Karena sopir harus tetap bertugas menjaga stok ketahanan BBM. Untuk menghilangkan kejenuhan mereka kami adakan acara kecil-kecilan, makan malam bersama dan hiburan musik. Bahkan perayaan tahun baru sebelumnya pak General Manager datang ke sini untuk merayakan malam pergantian tahun bersama sopir-sopir," pungkasnya.

(*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved