Pasar Kejambon Diresmikan, Nursholeh Harap Perekonomian Pedagang Membaik

Pasar Kejambon hari ini diresmikan oleh Plt Walikota Tegal, Nursholeh. semoga bisa membuat pedagang di sini semakin makmur.

Pasar Kejambon Diresmikan, Nursholeh Harap Perekonomian Pedagang Membaik
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Pasar Kejambon hari ini diresmikan oleh Plt Walikota Tegal, Nursholeh 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pasar Kejambon hari ini diresmikan oleh Plt Walikota Tegal, Nursholeh, Kamis (28/12/2017) di Jalan Sultan Agung Kota Tegal.

Nursholeh mengungkapkan dengan diresmikannya pasar Kejambon semoga bisa membuat pedagang di sini semakin makmur.

Meskipun pasar ini adalah pasar tradisional, Kepala Dinas Dinkop UMKM Perindag Huda mengemukakan bangunan pasar ini adalah semi modern.

"Diharapkan ke depannya nanti retribusinya bisa dilakukan secara online, " tuturnya kepada Tribunjateng.com.

Nursholeh juga harapkan yang terbaik usai pasar ini diresmikan, terutama dibidang perdagangan.

Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian Kota Tegal, Herlien.

Nursholeh beserta jajaran pemerintah yang hadir tinjau satu persatu stan di pasar tersebut.

Pedagang di sana beraneka ragam. Ada yang berjualan sembako hingga pakaian.

Herlian mengungkapkan kepada Tribunjateng.com mengenai pasar tradisional ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan. Meskipun perlu waktu untuk menyadarkan pedagang untuk merubah cara membayar retribusi.

"Ya ini pasarnya sudahndo design semi modern dan kebersihannya sendiri harus terjaga dengan baik, semoga bisa meningkatkan perekonomian mereka. Dengan kondisi pasar yang bersih bisa jadi meningkatkan permintaan, " begitu tutur Herlien, Asisten Perekonomian, kepada Tribunjateng.com.

Pasar Kejambon yang telah jadi ini terdiri atas dua lantai dan bercat putih.

Penjaga kebersihan pasar dan pedagang tentu harus siaga menjaga kebersihan terlebih lagi cat dindingnya putih.

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help