Instagram dan Telegram Diblokir Iran, Ada Apa?

Kanal Telegram pasukan Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa tembakan berasal dari kelompok bersenjata misterius.

Instagram dan Telegram Diblokir Iran, Ada Apa?
TEXT REQUEST
Ilustrasi Instagram 

Kanal Telegram pasukan Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa tembakan berasal dari kelompok bersenjata misterius.

"Mereka memasuki kerumunan massa, dan mulai menembak secara acak ke keramaian dan gedung pemerintah," demikian keterangan Garda Revolusi.

Selain dua warga tewas, Garda Revolusi juga mengutarakan enam masyarakat sipil mengalami luka-luka.

Unjuk rasa pertama kali terjadi di utara kota Masyhad, kota terdapat kedua Iran, Kamis (28/12/2017).

Di sana, warga turun ke jalan untuk mengekspresikan kekecewaan atas harga barang yang terlalu tinggi dan kepada rezim Rouhani.

Selain itu, mereka juga mengungkapkan kemarahan karena pemerintah terlalu sibuk mengurusi urusan kawasan Timur Tengah dibanding negara mereka sendiri.

Antara lain, pemerintah dianggap menyuplai senjata kepada kelompok pemberontak Yaman, Houthi, yang kemudian diperangi koalisi pimpinan Arab Saudi.

50 orang kemudian ditangkap aparat Iran dengan tuduhan meneriakkan "seruan yang terlalu keras". (kompas.com/ardi priyatno utomo)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved