Tahun Baru 2018

Penjualan Terompet di Kudus Merugi di Tahun Baru 2018 Ini

Sudah seminggu dirinya mencoba untuk menjual terompet yang biasanya digandrungi pada tahun baru, namun berbeda dengan kali ini.

Penjualan Terompet di Kudus Merugi di Tahun Baru 2018 Ini
dwi layla
Lapak terompet Yulianto berada di antara ratusan kendaraan yang terparkir di sepanjang jalan GOR Wergu wetan Kabupaten Kudus Jawa Tengah, Senin (1/1/2018). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Lapak Terompet Yulianto berada di antara ratusan kendaraan yang terparkir di sepanjang jalan GOR Wergu wetan Kabupaten Kudus Jawa Tengah, Senin (1/1/2018).

Meskipun wisatawan yang hendak berwisata di komplek Wergu begitu ramai, namun tak banyak yang melirik dagangannya.

Sudah seminggu dirinya mencoba untuk menjual terompet yang biasanya digandrungi pada tahun baru, namun berbeda dengan kali ini.

Pembeli begitu sepi.

Dirinya mengaku bahwa penjualan terompet pada tahun ini menurun tajam, berbeda dengan tahun sebelum-sebelumnya.

"Saya rasa penjualan tahun ini turun tajam, lebih dari 50 persen."

"Mengingat tahun kemarin keuntungan yang bisa saya dapat mencapai Rp 3 juta. Sedangkan pada tahun ini, balik modal saja belum sepenuhnya," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Terompet yang dijualnya pada kisaran Rp 3 ribu hingga Rp 20 ribu.

Dirinya tidak tahu pasti mengapa penjualannya begitu turun drastis.

Ia menduga bahwa daya beli masyarakat yang turun kemungkinan menjadi pemicunya.

"Mungkin karena daya beli masyarakat yang sedang turun, hingga dagangan begitu sepi," jelasnya.

Dirinya juga menambahkan jika dagangannya belum habis, ia berencana akan menyimpan kembali terompetnya dengan baik agar bisa dijual tahun depan.

"Kalau hari ini belum habis juga, maka akan saya simpan untuk dijual pada tahun yang akan datang," ujarnya. (*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved