Replika Baito Rajamala akan Jadi Ikon Wisata Baru Solo

Adapun pembuatan replika tersebut bakal dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di kawasan Jurug, Solo, mulai 2019 mendatang

Replika Baito Rajamala akan Jadi Ikon Wisata Baru Solo
tribunjateng/akbar hari mukti
Objek wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Replika Baito Rajamala akan menjadi ikon wisata paling bari di Kota Solo.

Adapun pembuatan replika tersebut bakal dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo di kawasan Jurug, Solo, mulai 2019 mendatang.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Solo, Is Purwaningsih menjelaskan bila Baito Rajamala adalah sebutan untuk kapal atau perahu titian Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono ke IV, yang tak lain merupakan seorang raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Menurutnya, replika perahu yang pernah digunakan pada masa pemerintahan PB IV tersebut, bakal menjadi ikon Solo bagian timur.

Is menilai pembangunan replika kapal itu akan dianggarkan melalui APBD Kota Solo 2019.

"Tahun 2018 Pemkot Solo tidak menganggarkan pembangunan replika ini. Kami optimis di tahun 2019 segera dibuat," ungkap Is, Senin (1/1/2018).

Is pun mengungkapkan, alasan pembangunan replika Baito Rajamala di Kawasan Jurug, Solo itu karena dianggap dapat mengangkat potensi wisata di sekitar Sungai Bengawan Solo, selain adanya Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).

"Keberadaan replika Baito Rajamala untuk mengangkat destinasi baru di sekitar Sungai Bengawan Solo. Pengunjung yang datang ke Solo bagian timur, kalau makan bisa langsung ke kawasan kuliner Pucangsawit. Kalau malam bisa berwisata di Taman Pelangi Jurug. Bisa saling berkorelasi dengan wisata di sana," paparnya.

Alasan lain Pemkot Solo berencana untuk membangun replika Baito Rajamala, adalah karena selama tahun 2017 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Solo mencapai angka 2.491.101.

Jumlah tersebut menurutnya terbagi atas 2.480.379 wisatawan domestik dan 10.722 wisatawan mancanegara dengan jumlah delapan objek wisata.

Di antaranya, Taman Balekambang, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Museum Batik Wuryoningratan Keraton Solo, Pura Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, Wayang Orang Sriwedari dan THR Sriwedari.

Untuk ukuran replika kapal tersebut, jelasnya, akan dibangun sepanjang kurang lebih 90 meter dan lebar sekitar 60 meter. Meski begitu Is menyatakan untuk ukuran masih akan dibahas dengan pihak-pihak terkait.

"Beberapa waktu lalu sudah merapatkan hal ini dengan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Beliau mengaku ingin jika di geladak replika kapal itu nanti ada ukiran-ukiran tentang legenda Baito Rajamala yang bisa disaksikan masyarakat yang datang dan naik ke kapal," jelas Is. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved