PENJELASAN Gula Darah Tinggi Jadi Penyebab Picu Kebutaan dan . . .

PENJELASAN Gula Darah Tinggi Jadi Penyebab Sulit Orgasme, impoten dan Picu Kebutaan mata. Penyebab diabetes bukan karena banyak makan gula

PENJELASAN Gula Darah Tinggi Jadi Penyebab Picu Kebutaan dan . . .
TRIBUN JATENG/WILUJENG PUSPITA
dr Nur Anna C Sadyah SpPD FINASIM saat ditemui Tribunjateng.com pada (28/12/2017) di RS Hermina Banyumanik, Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo Nomor 195, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Diabetes kerap diidentikkan dengan penyakit umur 40 tahun ke atas.

Namun faktanya, Survei Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) 2017 mengungkapkan bahwa penderita diabetes militus pada usia di atas 15 tahun meningkat 2 kali lipat sejak 6 tahun terakhir.

"Penyebab utama diabetes bukan karena terlalu banyak makan makanan yang manis, tetapi pola makan tinggi lemak dan kalori yang disertai kurangnya aktivitas fisik," tutur dr Nur Anna C Sadyah, SpPD FINASIM, dokter RS Hermina Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.

Gula berlebih yang terkumpul dalam aliran darah akan membuat pembuluh darah menyempit (vasculopathy), sehingga membuat oksigen dalam darah sedikit.

Dokter Nur Anna C Sadyah SpPD FINASIM saat ditemui Tribunjateng.com pada (28/12/2017) di RS Hermina Banyumanik,  Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo Nomor 195, Banyumanik, Semarang,  Jawa Tengah.
Dokter Nur Anna C Sadyah SpPD FINASIM saat ditemui Tribunjateng.com pada (28/12/2017) di RS Hermina Banyumanik, Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo Nomor 195, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. (tribunjateng/Wilujeng Puspita)

Hal tersebut menyebabkan komplikasi tubuh seperti penyakit foot diabetic, ginjal, impoten, susah orgasme pada wanita, hingga kebutaan yang dikenal dengan retinopati diabetik.

"Kebutaan pada penderita diabetes disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang dapat merusak pembuluh darah. Padahal, mata membutuhkan pasokan darah terus menerus yang diperoleh dari pembuluh darah kecil di mata," terangnya.

"Akibatnya, retina akan membentuk pembuluh darah baru, untuk mencukupi kebutuhan darah. Suatu hari, pembuluh-pembuluh yang baru ini akan bocor atau pecah karena tidak mampu berkembang secara sempurna. Kebocoran tersebut menyebabkan mata mengalami kebutaan," tutur Dokter Anna saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (2/1/2018) di RS Banyumanik, Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo Nomor 195, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.

Retinopati diabetik biasanya diawali dengan gejala pandangan kabur, terdapat titik hitam ataupun tirai di sudut mata saat melihat, susah membedakan warna, atau bahkan tidak ada gejala sama sekali. (*)

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help