Banyak Ditemukan Dokumen Palsu, Ombudsman Ingin Pengawasan Pemberangkatan TKI Diperketat

Dia mengatakan, terdapat TKI berinisal MI yang diberangkatkan ke Taiwan diduga menggunakan KTP dan KK palsu.

Banyak Ditemukan Dokumen Palsu, Ombudsman Ingin Pengawasan Pemberangkatan TKI Diperketat
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) meresmikan ruang Computer Based Test (CBT) di kantor BP3TKI Semarang, Rabu (6/9/2017). 

Laporan Waratwan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Sabarudin Hulu Plt Kepala Ombudsman Perwakilan Jateng meminta agar pengawasan pemberangkatan tenaga kerja indonesia (TKI) ke luar negeri agar lebih diperketat.

Hal itu mengacu dengan adanya kasus pemberangkatan TKI dengan menggunakan identitas yang diduga palsu.

"Kami terima laporan ada pemberangkatan TKI pada September 2017 yang diduga maladministrasi," kata Sabarudin Hulu saat di Kudus, Kamis (4/1/2018).

Atas laporan tersebut, pihaknya mendatangi sejumlah instansi yang berkaitan dengan pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri dan penerbitan administrasi kependudukan.

Dia mengatakan, terdapat TKI berinisal MI yang diberangkatkan ke Taiwan diduga menggunakan KTP dan KK palsu.

Di dalam dokumen tersebut bahwa yang bersangkutan merupakan warga Dawe, Kudus.

Namun yang bersangkutan itu juga memiliki identitas lain yang menunjukkan bahwa dia merupakan warga Kabupaten Demak.

“TKI tersebut merupakan kategori informal atau pekerja kasar. Padahal Pemkab Demak melarang pemberangkatan TKI informal. Tapi diberangkatkan menggunakan KTP dan KK Kudus,” jelasnya.

Baca: Pengamat: Penundaan Pengumuman Cagub Jateng Strategi PDIP Kacaukan Lawan

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help