TribunJateng/

Polres Demak Tangkap Pengedar Obat-Obatan Terlarang yang Dijual Murah

"Kami masih akan melakukan penyelidikan guna mengetahui adanya pengedar lainmya di Demak ini," bebernya.

Polres Demak Tangkap Pengedar Obat-Obatan Terlarang yang Dijual Murah
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Polres Demak tangkap dua pelaku pengedar obat-obatan terlarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Jajaran Polres Demak, telah mengamankan dua pengedar obat terlarang, di tempat yang berbeda.

Kedua tersangka tersebut, kedapatan memiliki 1.800 butir obat merek doble L yang siap edar.

Identitas kedua pengedar itu, adalah Ahmad Bahtiar (22) yang ditangkap di rumahnya di Kampung Tembiring, Kelurahan Bintoro, dan Gilang Fajri Brillianputra (27) warga Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Demak yang ditangkap di sebuah jembatan tak jauh dari rumah mereka.

Dikatakan oleh, Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo, bahwa kedua tersangka sudah menjadi target operasi, setelah adanya laporan dari warga berkaitan dengan peredaran obat terlarang di wilayah Demak.

"Setelah kami melakukan penyelidikan lebih jauh lagi, tentang kabar tersebut, diketahui keduanya adalah pengedar obat terlarang. Lalu kami melakukan tindakan dan berhasil menangkap keduanya di tempat yang berbeda," katanya, saat dilakukan gelar perkara di Mapolres Demak, Kamis (4/1/2018).

Baca: Bunuh Teman Karena Bedak, Polisi Temukan Barang Bukti Utama

Selain kedua tersangka, lebih lanjut AKBP Maesa melanjutkan, jajaran Polres Demak juga menyita 1.800 butir obat daftar G merek doble L, uang sebesar Rp 1,8 juta, dan satu buah handphone.

"Kami masih akan melakukan penyelidikan guna mengetahui adanya pengedar lainmya di Demak ini," bebernya.

Menurut Maesa, peredaran obat daftar G telah menyasar, mayoritas kalangan pelajar. Sebab, harga obat tersebut relatif terjangkau di kantong anak-anak pelajar.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help