TribunJateng/
Home »

Jawa

TANDA KIAMAT! Guru SD Ini Sodomi 25 Anak dengan Iming-iming Diberi Ajian Semar Mesem

Jika ada anak yang menolak disodomi, tersangka menakut-nakuti korban bahwa jika tidak bersedia disodomi maka akan menerima kesialan

TANDA KIAMAT! Guru SD Ini Sodomi 25 Anak dengan Iming-iming Diberi Ajian Semar Mesem
Istimewa
Gubuk Maksiat 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Polresta Tangerang mengungkap kasus phedophilia dengan korban 25 anak.

Pelaku berinisial WS alias Babeh sehari-hari berprofesi sebagai guru honorer di salah satu SD kawasan Rajeg.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol H.M. Sabilul Alif menuturkan pengungkapan kasus itu berawal dari pesan singkat yang diterimanya dari masyarakat yang melaporkan kasus kekerasan seksual kepada anak atau pedofilia.

Baca: Pria ini Dicari Bupati dan Kapolres di Hutan Keramat, Saat Ditemukan Ngaku Telah Dijaga 7 Mahkluk

Berawal dari SMS itu, Sabilul memerintahkan Kasat Reskrim Kompol Wiwin Setiawan untuk melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti informasi itu.

Babeh pelaku sodomi
Babeh pelaku sodomi (Istimewa)

"Peristiwa ini tidak langsung diekspos mengingat kepentingan penyelidikan termasuk untuk menyelidiki anak-anak lain yang turut menjadi korban," kata Sabilul dalam keterangan tertulis, Kamis (4/1/2018).

Selain itu, kata Sabilul, pertimbangan lain kasus ini tidak langsung diekspos adalah untuk melindungi hak-hak anak yang di dalamnya termasuk faktor psikologis anak.

"Tidak hanya itu, penanganan komprehensif juga agar tersangka tidak diamuk massa," kata Sabilul.

Setelah serangkaian penyelidikan, pada tanggal 20 Desember 2017, Sat Reskrim Unit V PPA, Pimpinan Kanit PPA Ipda Iwan Dewantoro, bersama 4 anggotanya melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial WS alias Babeh di kediamannya di Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.

Kepada Sabilul, tersangka mengakui dan menceritakan perbuatan yang dilakukannya.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help