WOW! Gaji Sopir BRT Trans Semarang Akan Naik Dua Kali UMK, Ini Alasannya

Ada sejumlah 653 keluhan dari warga Kota Semarang mengenai pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang di 2017

WOW! Gaji Sopir BRT Trans Semarang Akan Naik Dua Kali UMK, Ini Alasannya
Tribun Jateng/Galih Permadi
Pemkot Semarang meluncurkan dua koridor BRT yakni koridor V jurusan Undip-Unnes dan koridor VI jurusan Meteseh-PRPP. Peluncuran dipusatkan di kawasan Kampus Undip, Jumat (31/3/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada sejumlah 653 keluhan dari warga Kota Semarang mengenai pelayanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang di sepanjang tahun 2017.

 Sebagian besar dari keluhan-keluhan tersebut didominasi oleh keluhan tentang adanya pelayanan pengemudi yang ugal-ugalan, armada kurang merapat saat berhenti ke shelter dan petugas tiket yang galak/judes. 

Plt Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan bahwa hal-hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi.

Dia meyakini bahwa ternyata faktor manusia sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan Trans Semarang.

Maka satu di antara solusi yang dilakukan adalah menaikkan kesejahteraan para pengemudinya.

“Tahun ini kami akan coba naikkan bertahap terkait dengan kesejahteraan sopir (pengemudi), satu di antaranya dari segi gaji,” ujar Ade pada Kamis (4/1/2018).

Tahun lalu minimal gaji perbulan para pengemudi BRT Trans Semarang sebanyak Rp 2.750.000 dan ditambah uang makan sehari Rp 50.000. 

Kemudian tahun ini akan dinaikkan sebanyak dua kali UMK Kota Semarang, yang artinya para pengemudi dapat menerima gaji Take Home Pay mendekati angka Rp 4.600.000.

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help