Kodam IV/Diponegoro Bantu Bank Mandiri Kosongkn Rumah Warga. Begini Ceritanya

Tanah dan bangunan tersebut merupakan peninggalan pemerintah Belanda yang tidak ditempati/kosong setelah Indonesia merdeka tahun 1945.

Kodam IV/Diponegoro Bantu Bank Mandiri Kosongkn Rumah Warga. Begini Ceritanya
ISTIMEWA
Personel Kodam IV/Diponegoro membantu warga mengosongkan rumah di Jalan Tanjung No 10-12, Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - ‎Puluhan personel dari jajaran Kodam IV Diponegoro, membantu mengosongkan rumah di Jalan Tanjung Nomor 10-12, Semarang, Jumat (5/1/2018).

Tanah dan bangunan yang ditempati warga tersebut secara sah adalah milik Bank Mandiri.

Berikut Sejarah Tanah dan Bangunan Tersebut, Hingga Dinyatakan sebagai Aset Bank Mandiri.

Pada tahun 1950 Dinas Wajib Rasionalisasi Tentara (DWRT) menempati tanah dan bangunan di Jl Tanjung 10-12 Semarang.

Tanah dan bangunan tersebut merupakan peninggalan pemerintah Belanda yang tidak ditempati/kosong setelah Indonesia merdeka tahun 1945.

Selanjutnya tanah dan bangunan tersebut tercatat sebagai tanah dalam penguasaan (okupasi) TNI AD sesuai dengan Instruksi Pangab Nomor INST/02/VI/1989 tanggal 6 Juni 1989 tentang Penertiban Tanah dan Bangunan Okupasi Di Lingkungan ABRI.

"Penguasaan tanah okupasi, merupakan suatu tindakan penyelamatan aset negara, yang apabila dikemudian hari ternyata telah dimiliki dan dikuasai oleh pihak tertentu dengan bukti kepemilikan yang sah, maka harus dikembalikan kepada pemiliknya," kata Kakumdam IV/Diponegoro Kolonel Chk Agus Hari Suyanto SH melalui pesan tertulis yang diterima Tribun Jateng.‎

Baca: Koramil 04 Karanganyar Pekalongan Bantu Rehap Rumah Tidak Layak Huni

Selanjutnya, sambung Agus, tahun 1952 tanah dan bangunan tersebut digunakan oleh Inspektur Corp Cadangan Nasional (ICN) dimana selain digunakan sebagai kantor juga digunakan sebagai asrama, kemudian digunakan sebagai Penyaluran Militer KR Transad (Lurdam).

Halaman
123
Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help