Pemkab Demak Ingin Para PNS Membeli Bawang Merah Langsung dari Para Petani

Adanya instruksi, ini diharapkan para petani dapat terbantu di tengah anjloknya harga yang membuat petani mengalami kerugian.

Pemkab Demak Ingin Para PNS Membeli Bawang Merah Langsung dari Para Petani
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Bawang Merah

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Untuk terus bisa memakmurkan petani bawang merah, Bupati Demak, HM Natsir, menginstruksikan kepada seluruh PNS di Kabupaten Demak, untuk membeli bawang merah kepada petani bawang merah di Demak.

Kebijakan tersebut diambil untuk membantu para petani bawang merah di Demak, menyusul anjloknya harga bawang merah di Kabupaten Demak, yang jatuh hingga kisaran Rp 7.000 per kilogram pasca panen raya.

"PNS kita wajibkan beli bawang merah petani. Ini untuk mendongkrak harga bawang merah dipasaran. Para petani ini juga saudara kita, kasihan mereka kalau tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya ini," katanya, seusai acara gerakan PNS peduli petani bawang merah, di Desa Tempel, Wedung, Demak, Jumat (5/1/2018).

Baca: Dandim Tinjau Rencana Panen Raya yang Akan Dihadiri Jenderal TNI Mulyono

Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat membantu petani bawang merah yang ada di Kabupaten Demak dari kerugian.

"Jumlah total PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak saat ini ada 7.406 orang. Sesuai kalkulasi, jika seorang PNS membeli dua kilogram, nantinya akan ada sekitar hampir 15 ton bawang dari petani yang terserap oleh pembeli, sehingga diharapkan bisa menopang dan membantu petani bawang merah itu tidak merugi," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Wibowo menjelaskan, harga rata-rata bawang merah saat ini hanya berkisar Rp 7.000 per kilogram.

Adanya instruksi, ini diharapkan para petani dapat terbantu di tengah anjloknya harga yang membuat petani mengalami kerugian.

"Saat ini bahwa area tanam bawang merah di Demak seluas 6.102 hektar dengan hasil 8,3 ton per hektar. Berarti masih ada sekitar 35 ton sekian yang belum terserap. Diharapkan petani bisa berkreasi untuk mengolah bawang merah sehingga bernilai jual lebih tinggi salah satunya bawang merah goreng," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan bahwa Dinas Pertanian sudah berkirim surat kepada Dirjen Hortikultura, untuk bisa membantu cold storage untuk bisa membeli bawang merah milik petani bawang ini.

"Kami pun juga meminta serta kepada Bulog untuk bisa membeli bawang merah petani kami ini, sehingga tidak hanya PNS yang ikhlas membeli bawang merah petani saja, tetapi semua aspek juga kami harapkan bisa membeli bawang merah dari petani, agar mereka tidak merugi dalam jumlah yang besar," pungkasnya.(*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help