Gunung Prau Ditutup Sementara untuk Pendaki, Pengelola Hijaukan Gunung dengan Pohon Endemik

"Pohon Cemara Angin bisa mengalihkan warga agar tidak menjarah pohon di gunung,"katanya

Gunung Prau Ditutup Sementara untuk Pendaki, Pengelola Hijaukan Gunung dengan Pohon Endemik
khoirul muzaky
Gunung Prau 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pengelola basecamp gunung Prau resmi menutup sementara seluruh pos pendakian hingga tiga bulan ke depan, mulai tanggal 5 Januari 2018 hingga 5 April 2018 mendatang.

Selama periode tersebut, masyarakat dilarang mendaki gunung Prau sehubungan adanya kegiatan perbaikan jalur pendakian dan penghijauan pada masa itu.

Pengelola basecamp akan mengadakan kegiatan bersama instansi terkait dan relawan atau warga yang dimulai dengan penanaman pohon, pembersihan gunung hingga perawatan tanaman gunung.

Menurut Misyadi, Pengelola Basecamp Patakbanteng Kejajar Wonosobo, kegiatan konservasi di gunung Prau akan dimulai sore ini, Sabtu (6/1), dengan agenda penanaman bibit pohon.

"Ini agenda tahunan. Ada seratusan orang yang terlibat dalam kegiatan ini. Setiap tahun kami lakukan konservasi gunung Prau," katanya, Sabtu (6/1)

Seluruh basecamp telah menyiapkan sekitar 1.500 bibit pohon untuk ditanam di gunung maupun ladang warga di lereng gunung Prau.

Menurut Misyadi, bibit yang akan ditanam untuk menghijaukan gunung Prau merupakan bibit tanaman endemik Gunung Prau yang berhasil dibudidayakan warga.

Pihaknya ingin mengembalikan kealamian Gunung Prau dengan melestarikan tanaman endemik yang khas tumbuh di gunung itu.

"Fokusnya adalah tanaman kayu-kayuan yang endemik gunung Prau dan berhasil dibudidayakan warga," katanya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help