TribunJateng/

Begini Harapan Para Petani di Kudus Usai Lakukan Panen Perdana di Tahun 2018

Saat memasuki sesi diskusi, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kutuk, Ahmad Habib yang kali pertama angkat bicara.

Begini Harapan Para Petani di Kudus Usai Lakukan Panen Perdana di Tahun 2018
TRIBUN JATENG/DWI LAYLA
Momon Rusmono, Kepala BPPSDMP menjadi keynote speaker dalam diskusi acara 'Panen Perdana Padi Musim Tanam Pertama tahun 2018' yang berlangsung di Desa Kutuk Undaan Kabupaten Kudus Jawa Tengah, Minggu (7/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Para petani angkat suara kala acara 'Panen Perdana Padi Musim Tanam Pertama Tahun 2018' yang berlangsung di Desa Kutuk Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, digelar, Minggu (7/1/2018).

Saat memasuki sesi diskusi, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kutuk, Ahmad Habib yang kali pertama angkat bicara.

Mewakili petani, dirinya berharap agar benih bersubsidi dari pemerintah tidak dihentikan.

"Kami harap progam benih bersubsidi tidak dihentikan agar para petani tidak keberatan saat musim tanam. Apalagi kami sangat bergantung pada benih itu."

"Dari luas area pertanian yang mencapai 500 hektar, mayoritas petani bertanam padi. Hanya 25 hektar saja yang ditanami cabai dan bawang merah," ujarnya dalam forum.

Baca: Hadiri Acara Panen Raya di Kudus, Wanita Ini Beruntung Dapatkan Telepon Pintar

Dirinya juga berharap agar ada bantuan alat pertanian, baik untuk panen maupun tanam.

Hal tersebut disampaikannya berdasarkan pada rasio tenaga kerja dan potensi pertanian yang belum seimbang.

Selanjutnya, dirinya juga menyampaikan agar ada pendampingan untuk budidaya hewan besar laiknya sapi atau kerbau.

Halaman
12
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help