BUMDesa di Wonokerto Demak Jadi Tulang Punggung Perekonomian Masyarakat Karena Hal Ini

Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sejahtera di daerah Desa Wonokerto, Karangtengah, Demak menjadi tulang punggung.

BUMDesa di Wonokerto Demak Jadi Tulang Punggung Perekonomian Masyarakat Karena Hal Ini
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
BUMDesa Sejahtera 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sejahtera di daerah Desa Wonokerto, Karangtengah, Demak menjadi tulang punggung berjalannya sistem perekonomian pemerintahan desa.

Badan usaha ini menjadi peningkatan kesejahteraan warga di lingkungan tersebut.

BUMDesa Sejahrera, yang didirikan pada April 2017 lalu, memiliki berbagai macam unit usaha, di antaranya Sembako, penggilingan padi, pengembangan budidaya lele, dan juga jamur tiram.

Modal awal yang ditawarkan kepada setiap warga yakni sejumlah Rp 10 juta, BUMDesa yang belum genap berusia satu tahun tersebut, telah menambah jumlah modal yang diberikan, yakni menjadi sebesar Rp 17 juta.

"Alhamdulillah, baru berjalan beberapa bulan, kita sudah dapat keuntungan bisa mencapai Rp 7 juta. Ke depan, kita akan membuka jenia usaha baru, yakni transportasi dan simpan pinjam," jelas Direktur BUMDesa Sejahtera, Moh Ridlo, disela acara pasar murah, yang digelar di halaman rumah Kepala Desa Wonokerto, Minggu (7/1/2017).

Pasar murah yang diselenggarakan oleh BUMDesa Sejahtera itu, merupakan sarana untuk mensosialisasikan keberadaan BUMDesa Sejahtera kepada masyarakat luas.

Kurang lebih 300 paket sembako murah, berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan mie instan, dijual kepada warga desa yang kurang mampu, dengan harga Rp 50 ribu per kantongnya.

Lebih lanjut, Ridlo juga mengatakan bahwa BUMDesa Sejahtera, bersinergi dengan sejumlah perusahaan di wilayah Kecamatan Karangtengah, dimana fungsi dari hal tersebut bahwa perusahaan yang digandeng oleh BUMDesa Sejahtera bisa turut memberikan suplai sembako yang dibutuhkan masyarakat.

"Misalnya elpiji di kantin perusahaan juga bisa didapat dari adanya kerjasama tersebut, lali sembako di karyawan pwr tersebut juga bisa diberikan suplai, kemudian sistim bayarnya, gaji karyawan dipotong berapa persen," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help